Nusantaratv.com - Menghadapi potensi hujan ekstrem dan banjir, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar rapat koordinasi di Balairung Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Rapat tersebut membahas pembenahan infrastruktur di sejumlah wilayah rawan banjir menjelang puncak curah hujan yang diprediksi terjadi pada Februari mendatang.
Dalam program "NTV Tonight" yang tayang di Nusantara TV, Kamis (5/11/2026), Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan bahwa berdasarkan laporan BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika), curah hujan dengan intensitas tertinggi diperkirakan terjadi pada Februari, dengan potensi hujan ekstrem.
Baca Juga: NTV Toplines: Nyaris Baku Hantam! Massa Pro Roy Suryo dan Pro Jokowi Saling Caci di PN Jakarta Timur
Sejumlah wilayah menjadi perhatian, termasuk Jakarta Barat yang diperkirakan mengalami curah hujan tertinggi.
Pemprov DKI Jakarta kini terus melakukan normalisasi sejumlah sungai, seperti Ciliwung, Angke, Krukut, dan Cakung Lama, hingga Desember mendatang.
"Hal yang berkaitan dengan antisipasi banjir, dari laporan BMKG diperkirakan curah hujan tertinggi pada bulan Februari dan akan ada curah hujan yang ekstrem bahkan. Maka untuk itu, dalam rapat tadi dibahas secara detail apa yang menjadi tugas dan juga sekaligus supporting yang bisa dilakukan oleh seluruh stakeholder institusi yang ada," ujar Pramono.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh