Nusantaratv.com - Suasana haru menyelimuti acara Silaturahmi Presiden Republik Indonesia dengan para kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Presiden Prabowo Subianto tampak meneteskan air mata saat menyampaikan apresiasi mendalam kepada Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) atas peran besarnya dalam mengorganisasi bantuan kemanusiaan bagi rakyat Palestina.
Di momen itu, video dokumentasi bantuan Indonesia diterima oleh warga Palestina pun diputar.
Di hadapan para ulama dan tokoh masyarakat, suara Prabowo terdengar bergetar saat mengungkapkan rasa terima kasihnya. Dia menilai Baznas telah menjadi simbol kepedulian bangsa Indonesia dan umat Islam dalam membantu saudara-saudara di Palestina.
"Luar biasa, terima kasih Baznas. Anda mewakili bangsa Indonesia, Anda mewakili umat Islam di Indonesia," ujar Prabowo.
Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menegaskan, bantuan yang dihimpun dan disalurkan melalui Baznas benar-benar dirasakan oleh masyarakat Palestina yang tengah menghadapi situasi sulit.

Presiden Prabowo Subianto menggelar silaturahmi dengan para kiai, pimpinan pondok pesantren, dan tokoh agama Islam di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (5/3/2026). (Foto: Dok/Istimewa/Bakom RI)
"Bantuan Anda sangat dirasakan. Saya berterima kasih atas nama pemerintah dan bangsa Indonesia atas bantuan saudara Baznas yang mengorganisirnya. Luar biasa, terima kasih," kata Prabowo dengan suara bergetar.
Prabowo juga mengungkapkan dukungan pemerintah dalam proses pengiriman bantuan kemanusiaan tersebut.
"Kita siapkan Hercules, kita siapkan payung. Banyak bahan-bahan yang diterjunkan adalah bahan-bahan melalui Baznas. Terima kasih," ujarnya.
Tak lama setelah menyampaikan kalimat tersebut, Prabowo terlihat mengusap air mata yang mengalir di pipinya dengan handuk kecil yang berada di depan podium.
Momen itu membuat suasana ruangan seketika menjadi hening dan penuh haru, mencerminkan kuatnya solidaritas kemanusiaan bangsa Indonesia terhadap rakyat Palestina.
Acara silaturahmi tersebut dihadiri oleh 121 kiai dan tokoh organisasi kemasyarakatan Islam dari berbagai daerah, yang menjadikannya momentum refleksi sekaligus penguatan komitmen kemanusiaan Indonesia di tengah krisis yang melanda Palestina.




Sahabat
Ntvnews
Teknospace
HealthPedia
Jurnalmu
Kamutau
Okedeh