Menteri Ekraf: Motorsport Bukan Lagi Sekadar Balapan, Tapi Ekosistem Ekonomi Baru

Menteri Ekraf: Motorsport Bukan Lagi Sekadar Balapan, Tapi Ekosistem Ekonomi Baru

Nusantaratv.com - 30 Maret 2026

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menghadiri peluncuran Tim Dewa United Motorsports musim 2026 di Entertainment District PIK 2, Tangerang, Banten. (Foto: Dok/Istimewa)
Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menghadiri peluncuran Tim Dewa United Motorsports musim 2026 di Entertainment District PIK 2, Tangerang, Banten. (Foto: Dok/Istimewa)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menghadiri peluncuran Tim Dewa United Motorsports musim 2026 di Entertainment District PIK 2, Tangerang, Banten. 

Menteri Ekraf menilai perkembangan industri motorsport saat ini mencerminkan perubahan cara kerja ekonomi kreatif yang tidak lagi sektoral, tetapi terhubung dan saling menguatkan.

"Motorsport hari ini bukan hanya soal balapan. Di balik satu mobil yang tampil di lintasan, ada rantai ekonomi yang panjang, mulai dari desain visual, produksi merchandise, aktivasi brand, hingga konten digital yang dikonsumsi publik," ujar Menteri Ekraf pada Minggu, 29 Maret 2026.

Menteri Ekraf turut melakukan hitung mundur bersama para pemangku kepentingan sebagai penanda peluncuran tim musim 2026.

Menteri Ekraf menegaskan, sportainment menjadi salah satu wajah baru ekonomi kreatif yang kini berperan sebagai the new engine of growth.

Aktivitas yang terjadi di dalamnya mampu menciptakan multiplier effect yang nyata, dari penciptaan lapangan kerja hingga perputaran ekonomi di berbagai subsektor.

"Ketika olahraga, hiburan, dan kreativitas bertemu, dampaknya tidak berhenti di arena. Dampak tersebut meluas ke industri, komunitas, hingga membuka peluang ekonomi baru yang berkelanjutan," lanjut Menteri Ekraf.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menghadiri peluncuran Tim Dewa United Motorsports musim 2026 di Entertainment District PIK 2, Tangerang, Banten. (Foto: Dok/Istimewa)

Suasana peluncuran memperlihatkan sportainment sebagai ruang temu pelaku industri, komunitas, dan kreator.

Menteri Ekraf meninjau aktivitas seperti arena gokart dan simulasi gim virtual Formula 4, menunjukkan keterlibatan langsung dalam perkembangan industri.

Dewa United Motorsports memperluas partisipasinya ke enam divisi, mulai dari slalom, gokart mesin dan elektrik, drift, touring, sprint, hingga rally.

Langkah ini menegaskan industri motorsport Indonesia semakin terstruktur dan kompetitif, sekaligus membuka peluang bagi pelaku kreatif di modifikasi otomotif, desain livery, produksi event, dan konten digital.

Sejalan dengan itu, pemerintah mendorong modifikasi otomotif sebagai subsektor baru dalam Master Plan Ekonomi Kreatif Nasional, untuk memperkuat fondasi industri ke depan.

CEO Dewa United Motorsports, Muliana Saleh, menegaskan pengembangan tim musim ini tidak hanya berfokus pada prestasi, tetapi juga berkontribusi dalam membangun ekosistem motorsport Indonesia.

"Kami ingin Dewa United Motorsports menjadi bagian dari pertumbuhan industri ini, bukan hanya sebagai tim balap, tetapi sebagai ekosistem yang mendorong lahirnya talenta dan peluang baru," ujar Muliana Saleh.

Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya, menghadiri peluncuran Tim Dewa United Motorsports musim 2026 di Entertainment District PIK 2, Tangerang, Banten. (Foto: Dok/Istimewa)

Melalui sinergi ini, Dewa United Motorsport tidak hanya membangun ekosistem kreatif di Indonesia dan menargetkan nama Indonesia di kancah balap internasional, tetapi juga menekankan performa kompetitif di berbagai kategori sekaligus pembinaan pembalap muda sebagai prioritas jangka panjang.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) KONI Pusat, Lukman Djajadikusuma, melihat langkah ini sebagai bagian dari penguatan pembinaan olahraga nasional yang semakin terintegrasi dengan industri.

"Motorsport memiliki potensi besar di Indonesia, tidak hanya dari sisi prestasi, tetapi juga sebagai bagian dari ekosistem industri yang membutuhkan dukungan lintas sektor atau kolaborasi hexahelix," ujar Lukman.

Kementerian Ekraf terus mendorong penguatan ekosistem sportainment melalui kolaborasi lintas sektor, sehingga tercipta nilai tambah sekaligus lahir talenta baru dan peluang bisnis kreatif yang berkelanjutan bagi Indonesia.

Dalam kegiatan itu, Menteri Ekraf didampingi Direktur Arsitektur dan Desain Sabar Norma Megawati.

Selain itu turut hadir Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Mochamad Iriawan, Direktur Utama PT Pertamina Lubricants Sigit Pranowo, Anggota DPR RI Banyu Biru Djarot dan Umbu Kabunang Rudi Yanto, serta Direktur Operations BRI Hakim Putratama.


 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close