Honda Tutup Pabrik dan Setop Produksi Sejumlah Model di China, Penjualan April 2026 Ambles 48%

Honda Tutup Pabrik dan Setop Produksi Sejumlah Model di China, Penjualan April 2026 Ambles 48%

Nusantaratv.com - 13 Mei 2026

Ilustrasi. Logo Honda. (Foto: Dok/Anushree Fadnavis/Reuters)
Ilustrasi. Logo Honda. (Foto: Dok/Anushree Fadnavis/Reuters)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Honda menghadapi tekanan besar di pasar otomotif China setelah penjualan kendaraan mereka pada April 2026 anjlok hingga 48,3 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. 

Kondisi ini membuat sejumlah model populer seperti Honda ZR-V, Fit, Accord e:PHEV, hingga e:NS1 mulai memasuki fase penghentian produksi, penutupan pesanan, dan obral stok besar-besaran.

Berdasarkan laporan Sina Finance, yang dikutip CarNewsChina, Selasa (12/5/2026), Honda hanya mampu menjual 22.595 unit kendaraan di China sepanjang April 2026. 

Secara kumulatif, penjualan Januari-April 2026 mencapai 145.065 unit, turun 28 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Honda sendiri menjalankan bisnisnya di China melalui dua perusahaan patungan, yakni GAC Honda dan Dongfeng Honda, yang memiliki jalur produksi, jaringan dealer, serta lini produk berbeda.

ZR-V dan Fit Mulai Hilang dari Pasar

Salah satu model yang paling terdampak adalah Honda ZR-V. SUV kompak yang meluncur di China pada Agustus 2022 itu kini mulai menghilang dari jaringan promosi dealer. 

Banyak dealer disebut hanya menghabiskan stok tersisa tanpa adanya alokasi produksi baru dari pabrik.

Harga ZR-V bahkan mengalami pemangkasan drastis. Dari harga awal sekitar 210.000 yuan atau setara Rp541,9 jutaan (¥1 = Rp2.581), kini beberapa unit dijual mulai 84.800 yuan atau sekitar Rp218,8 jutaa.

Situasi serupa juga dialami Honda Fit. Hatchback legendaris yang sudah diproduksi di China sejak 2003 itu dikabarkan memasuki fase penutupan pesanan sejak awal 2026. 

Aktivitas penjualan kini hanya mengandalkan stok kendaraan yang masih tersedia di dealer. Model saudara kembarnya, Honda LIFE produksi Dongfeng Honda, juga disebut sudah dihapus dari jadwal produksi aktif.

Accord e:PHEV dan Integra Ikut Terdampak

Honda Accord e:PHEV yang diperkenalkan pada 2022 kini masuk fase obral terbatas. Pada Februari 2026, Honda memangkas harga sedan hybrid tersebut menjadi 138.800 yuan atau sekitar Rp358 jutaan untuk sekitar 1.000 unit tertentu.

Meski Honda belum mengumumkan penghentian produksi resmi, sejumlah laporan dealer menyebut tidak ada lagi tambahan produksi baru selama program diskon berlangsung.

Sementara itu, sedan Honda Integra juga mengalami pengurangan produksi pada 2026. Varian transmisi manual resmi dihapus, dan produksi kini hanya difokuskan pada beberapa varian tertentu saja.

Mobil Listrik Honda Kalah Saing di China

SUV listrik Honda e:NS1 juga mengalami penurunan tajam di pasar China. Persaingan sengit dengan produsen mobil listrik lokal membuat model ini kehilangan daya tarik, sehingga Honda mulai mengurangi fokus produksinya.

Dominasi merek lokal seperti BYD, Geely, hingga Xiaomi Auto membuat pabrikan Jepang semakin tertekan di pasar kendaraan listrik terbesar dunia tersebut.

Honda Tutup Pabrik di China

Penurunan penjualan ini turut memicu restrukturisasi besar-besaran di lini manufaktur Honda di China.

Pabrik GAC Honda di Huangpu, Guangzhou, yang memproduksi ZR-V, Fit, dan Integra dijadwalkan berhenti beroperasi pada Juni 2026. Sementara pabrik Dongfeng Honda di Wuhan juga akan ditutup pada 2027.

Akibat restrukturisasi tersebut, kapasitas produksi Honda di China diperkirakan turun drastis dari 1,2 juta unit per tahun menjadi sekitar 720 ribu unit per tahun.

Penjualan Honda Terus Menurun

Sepanjang 2025, Honda hanya menjual 645.345 kendaraan di China, turun 24,28 persen dibandingkan 2024. Angka ini jauh di bawah pencapaian puncak Honda pada 2020 yang sempat menembus lebih dari 1,6 juta unit.

Pada kuartal pertama 2026, penjualan Honda di China juga turun 22,4 persen menjadi 122.470 unit. Bahkan GAC Honda hanya mampu menjual sekitar 5.100 kendaraan pada April 2026, merosot hingga 72,42 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Tidak hanya Honda, Toyota juga mengalami perlambatan di pasar China. Penjualan Toyota pada Maret 2026 tercatat 126.068 unit, turun 8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close