Hari Ini Prabowo Dijadwalkan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Hari Ini Prabowo Dijadwalkan Hadiri Penutupan Munas-Konbes NU 2026 di Bangkalan

Nusantaratv.com - 23 Juni 2026

Arsip - Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam acara peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu 16 Mei 2026. (Foto: ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)
Arsip - Presiden Prabowo Subianto berpidato dalam acara peluncuran 1.061 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu 16 Mei 2026. (Foto: ANTARA/HO-BPMI Sekretariat Presiden)

Penulis: Adiantoro

Nusantaratv.com - Prabowo Subianto dijadwalkan menghadiri acara penutupan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama (Munas-Konbes NU) 2026 di Institut Agama Islam Syaichona Mohammad Cholil, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, pada Selasa, 23 Juni 2026.

Penutupan kegiatan tersebut direncanakan berlangsung sekitar pukul 14.00 WIB. Sebelum acara penutupan digelar, para peserta terlebih dahulu mengikuti rangkaian kegiatan ziarah ke makam para muassis atau pendiri Nahdlatul Ulama yang berada di Jombang, sebelum kemudian melanjutkan perjalanan ke Madura.

Prof. Muhammad Nuh, Rais Syuriah PBNU sekaligus Sekretaris Steering Committee (SC) Munas-Konbes NU 2026, menjelaskan rangkaian tersebut diawali dengan ziarah ke makbaroh, dilanjutkan dengan istigasah atau doa bersama sebelum penutupan resmi acara.

"Rangkaian kegiatan akan diawali dengan ziarah ke makbaroh, dilanjutkan istigasah atau doa bersama, sebelum acara penutupan," kata Prof. Nuh, Senin (22/6/2026).

Dia menegaskan, ziarah tersebut bukan sekadar agenda seremonial, melainkan bentuk napak tilas untuk menghubungkan kegiatan Munas-Konbes dengan persiapan Muktamar NU di awal abad kedua perjalanan organisasi.

“Kita ingin mengawinkan Munas-Konbes di periode ini dan mempersiapkan Muktamar di awal abad kedua Nahdlatul Ulama. Dari situlah kami ingin mengingatkan kesejarahan agar kita tidak lupa bahwa sejarah NU tidak lepas dari sejarah Syaichona Cholil Bangkalan,” ujarnya.

Prof. Nuh juga menambahkan bahwa ziarah ke makam para ulama pendiri menjadi pengingat penting bahwa Nahdlatul Ulama tumbuh dari tradisi keilmuan pesantren serta perjuangan para kiai.

Sebagai informasi, Munas-Konbes NU 2026 berlangsung pada 20 hingga 23 Juni. Agenda pembukaan dan sidang organisasi digelar di Pondok Pesantren Al-Falah Ploso, Kediri, sebelum kemudian dilanjutkan dengan napak tilas muassis NU dan ditutup di Bangkalan.

Selain membahas isu keagamaan dan organisasi, forum ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Muktamar NU ke-35 yang direncanakan berlangsung pada Agustus 2026.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close