BGN: Makanan MBG Tak Layak Wajib Dikembalikan dan Jangan Dikonsumsi

BGN: Makanan MBG Tak Layak Wajib Dikembalikan dan Jangan Dikonsumsi

Nusantaratv.com - 13 Agustus 2026

Kepala BGN Sudaryono dalam webinar Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam Mendukung Program MBG yang diikuti di Jakarta, Rabu (12/8/2026). (Antara)
Kepala BGN Sudaryono dalam webinar Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam Mendukung Program MBG yang diikuti di Jakarta, Rabu (12/8/2026). (Antara)

Penulis: Ramses Manurung

Nusantaratv.com-Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono mengimbau seluruh masyarakat dan pihak sekolah yang menerima hidangan Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk tidak mengonsumsi makanan yang terindikasi tak layak. Apabila ditemukan indikasi kerusakan, seluruh porsi makanan wajib segera dikembalikan ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Pria yang akrab disapa Mas Dar ini menekankan bahwa pengawasan keamanan pangan merupakan hal mutlak di setiap rantai distribusi program MBG, terutama saat makanan tiba di satuan pendidikan dan siap disantap.

"Kalau ditemukan tidak layak, misalnya ada lauk, ada sayur, ada buah, ada nasi, misalnya yang bau hanya sayurnya, harus tidak dikonsumsi semuanya," ujar Mas Dar dalam webinar Literasi Gizi dan Keamanan Pangan bagi Guru dalam Mendukung Program MBG yang diikuti di Jakarta pada Rabu (12/8).

Dalam kesempatan tersebut, para guru disorong untuk mengambil peran aktif melakukan pemeriksaan organoleptic seperti mengecek bau, rasa, dan tampilan fisik makanan sebelum dibagikan kepada peserta didik. Menurutnya, temuan ketidaklayakan pada satu komponen makanan tidak boleh ditoleransi dengan hanya membuang bagian yang rusak saja.

Langkah pengembalian total ke dapur MBG diperlukan agar tim teknis dapat segera melakukan investigasi menyeluruh. Prosedur ini krusial untuk mencegah timbulnya risiko kesehatan bagi para siswa maupun tenaga pengajar.

"Kalau ditemukan tidak layak, wajib hukumnya tidak dikonsumsi dan dikembalikan ke SPPG, kemudian nanti kami akan lakukan pemeriksaan," katanya, dikutip dari Antara.

Menjadikan aspek keamanan pangan sebagai prioritas tertinggi, BGN pun tak segan menjatuhkan sanksi disiplin apabila ditemukan unsur kelalaian di tingkat SPPG. Tindakan tegas ini menjadi bagian dari komitmen BGN untuk menjamin kesehatan, keselamatan, dan kebaikan seluruh penerima manfaat program MBG.

 

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close