Bakom Dorong Publik Awasi dan Laporkan Dugaan Penyimpangan Program MBG

Bakom Dorong Publik Awasi dan Laporkan Dugaan Penyimpangan Program MBG

Nusantaratv.com - 22 Februari 2026

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Hariqo Satria dalam acara Rilis Survei Nasional Indekstat, yang dipantau secara daring di Jakarta. (Antara)
Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) Hariqo Satria dalam acara Rilis Survei Nasional Indekstat, yang dipantau secara daring di Jakarta. (Antara)

Penulis: Alamsyah

Nusantaratv.com - Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia (Bakom RI) mengajak masyarakat untuk aktif melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), termasuk melaporkan apabila ditemukan dugaan penyimpangan maupun praktik korupsi.

Tenaga Ahli Utama Bakom RI, Hariqo Satria, menyatakan bahwa program MBG memiliki tingkat transparansi yang memungkinkan masyarakat ikut mengawasi secara langsung.

"Dalam program Makan Bergizi Gratis, setiap orang hampir mempunyai kemampuan untuk mendeteksi di mana adanya korupsi dan penyimpangan," ujar Hariqo dalam acara Rilis Survei Nasional Indekstat, yang dipantau secara daring di Jakarta, Sabtu, 21 Februari 2026.

Menurut dia, pengawasan terhadap MBG relatif lebih mudah dibandingkan dengan proyek pemerintah lain yang membutuhkan keahlian teknis tertentu. Ia mencontohkan kasus korupsi dalam pengadaan alat tulis kantor, perjalanan dinas, atau pembangunan infrastruktur seperti jembatan yang umumnya sulit dipantau masyarakat awam.

Hariqo juga menegaskan bahwa pelaksanaan MBG tidak dilakukan dengan mengorbankan anggaran sektor lain. Pemerintah, kata dia, tidak melakukan pemotongan dana pendidikan, kesehatan, maupun program pengentasan kemiskinan demi menjalankan program tersebut.

Ia menilai implementasi MBG di Indonesia tergolong cepat. Beberapa negara, menurutnya, memerlukan waktu hingga puluhan tahun untuk membangun sistem serupa.

Saat ini, terdapat 107 negara yang telah memiliki kebijakan nasional terkait pemberian makanan bergizi di sekolah, dengan peningkatan signifikan sejak 2020. Dalam konteks tersebut, Hariqo menyebut Indonesia mampu membangun sistem MBG dalam waktu kurang dari dua tahun pemerintahan.

"Sekarang sudah 60 juta orang lebih masyarakat, anak-anak kita, dari ibu hamil sampai dengan pelajar, itu mendapatkan Makan Bergizi Gratis," ucap dia.

Ia menambahkan bahwa program ini juga berdampak pada penciptaan lapangan kerja baru. Lebih dari satu juta orang disebut telah terserap sebagai tenaga kerja dalam ekosistem MBG, sehingga membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

Hariqo turut memberikan apresiasi kepada pemerintahan Prabowo Subianto

dan Gibran Rakabuming Raka yang dinilai konsisten menjalankan program tersebut. Ia menyebut, meskipun program serupa pernah ada sebelumnya, pelaksanaannya tidak berlangsung secara konsisten dan masif seperti saat ini.
"Pernah berjalan, pernah beroperasi, tetapi tidak pernah yang setiap hari dan dengan skala yang sebesar Makan Bergizi Gratis ini," ungkap Hariqo menambahkan.

Untuk mencegah potensi penyimpangan dan memperkuat pengawasan, pemerintah membuka saluran pengaduan resmi yang dapat diakses masyarakat melalui:

Call Center 127 (SAGI/Sentra Aduan Gizi Indonesia) atau WhatsApp Hotline: 0811-1000-8008.

(Sumber: Antara)

Dapatkan update berita pilihan terkini di nusantaratv.com. Download aplikasi nusantaratv.com untuk akses berita lebih mudah dan cepat melalui:



0

x|close