Warga Korban Bencana NTT Kesulitan BBM dan Air Bersih

Ketiadaan bahan bakar membuat aktivitas di dapur umum terganggu

Kades Nelelamadike,Pius Pedang Melai (Kiri) saat mendampingi Bupati Flores Timur,Anton Hadjon (Tengah) di momen KunjunganKerja Presiden Jokowi ,Jumad (9/4)

NTT, NusantaraTV.-Warga korban bencana banjir bandang di Nusa Tenggara Timur (NTT) tepatnya di Desa Nelelamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur,  kini mengalami kesulitan bahan bakar jenis minyak tanah dan bensin serta pasokan air bersih.

Kepala Desa Nelelamadike, Pius Pedang Melai, saat dikonfirmasi ,Jumad (9/4), membenarkan kesulitan yang kian mendera, pasca kampung mereka porakporanda akibat terjangan bebatuan raksasa yang tergerus oleh banjir berlumpur  itu pada Minggu, 4 April 2021 pukul 02.00 Wita lalu.

“Teman-teman media tentunya mengalaminya juga. Genset yang ditempatkan pada beberapa titik posko ini pun tak beroperasi lama, karena kehabisan bahan bakar bensin. Aktivitas di dapur, baik pada dapur umum pada setiap posko pengungsian maupun dapur penduduk yang luput dari serangan banjir bandang tersebut, semakin sulit lantaran ketiadaan minyak tanah, bahkan kayu bakar pun sulit sekali ! Begitu pula halnya dengan air bersih dan ketersediaan MCK, kami sungguh mengalami kesulitan itu ! “ beber Pius Pedang Melai seraya mengharapkan bantuan pihak Pemkab Flotim maupun pihak lainnya.

Baca juga: Korban Bencana NTT, 174 Orang Meninggal 48 Hilang

Di Desa Nelelamadike, ada dua posko pengungsian utama,yakni posko  pertama, berada di Kantor Desa dan SDI Nelelamawangi,  dengan jumlah pengungsi 452 jiwa atau sekitar 160an KK, Dan Posko kedua, di SDN Nelelamadike, dengan jumlah pengungsi 281 jiwa (131 KK).

Kondisi serupa pun dialami oleh warga pengungsi dan penduduk di Desa Oyangbaran,Kecamatan Wotan Ulumado serta Kelurahan Waiwerang dan Desa Waiburak, Kecamatan Adonara Timur.


Penulis Eman Niron 

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK