Vogo Tawarkan Tunggangan Gratis untuk Pelanggan yang Divaksinasi Covid-19

Vogo Sangat Serius Dalam Melakukan Perannya Dalam Memerangi Pandemi Covid-19.

Ilustrasi Vogo serius dalam memerangi pandemi Covid-19. (Rideapart)

Nusantaratv.com - Dalam upaya mendorong warga mendapatkan vaksin virus corona, salah satu perusahaan penyewaan sepeda motor dan skuter terbesar di India, Vogo, menawarkan tumpangan gratis senilai US$4 atau sekitar Rp57 ribu bagi mereka yang telah mendapatkan dosis pertama atau kedua vaksin Covid-19.

Untuk memanfaatkan tumpangan gratis ini, seperti dikutip dari Rideapart, Selasa (15/6/2021), pelanggan hanya perlu mengunggah sertifikat vaksinasi penuh atau sebagian di aplikasi seluler Vogo. 

Guna membuat segalanya lebih baik, Vogo telah menyertakan fitur di mana mereka yang tertarik untuk mendapatkan vaksin Covid-19 dapat melakukannya secara langsung melalui aplikasi, ini akan membuatnya lebih mudah dan nyaman bagi orang-orang untuk mendapatkan dosis vaksin Covid-19. 

Ternyata, Vogo sangat serius dalam melakukan perannya dalam memerangi pandemi Covid-19. Faktanya, untuk setiap pelanggan yang mengunggah sertifikat vaksinasinya ke aplikasi Vogo, perusahaan akan menjanjikan US$1,37 (Rp19.436) ke dana 'Aktifkan 50 Rumah Sakit'.

Proyek ini diprakarsai oleh Pranitha Subhash Foundation & Good Scout, yang terdiri dari kelompok pengusaha, kelompok kesejahteraan sosial, serta berbagai filantropis dan lembaga amal di India. 

Tujuan akhir dari dana 'Aktifkan 50 Rumah Sakit' adalah untuk mengidentifikasi dan meremajakan 50 rumah sakit non-operasional di India, dan memberi mereka peralatan medis gratis untuk menawarkan perawatan Covid-19 kepada pasien yang kurang beruntung secara gratis.

Untuk lebih meningkatkan kesadaran dan mengekang kekhawatiran untuk mendapatkan vaksinasi Covid-19, Vogo telah mengerahkan lebih dari 1.000 skuter di Bengaluru dan Hyderabad dengan corak yang keras dan menarik yang dimaksudkan untuk menarik kesadaran dan mendorong orang untuk divaksinasi. 

Meski tampak mengkhawatirkan, Vogo telah melakukan studi penelitian pada awal tahun ini yang menunjukkan sekitar 62 persen penduduk India memiliki kekhawatiran dengan ketersediaan vaksin Covid-19. 

Setelah gelombang kedua virus corona yang menghancurkan negara itu hanya beberapa bulan yang lalu, keraguan ini telah berkurang secara dramatis, meskipun demikian, sekitar 23 persen masih ragu-ragu tentang vaksin Covid-19.

Sejalan dengan itu semua, Vogo bertekad untuk turut andil dalam mendorong warga India memanfaatkan vaksin Covid-19. Dengan program vaksinasi yang terus diluncurkan di India, kemungkinan pembatasan virus corona perlahan dicabut, dan ekonomi kembali, bukanlah gagasan yang dibuat-buat.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK