Cucu Jahat, Nenek Sendiri Diludahi & Pakaiannya Dikencingi. Saksi Miris Lalu Beberkan Cerita ini di Medsos

Seorang netizen wanita bernama Candy Christiana menceritakan kisah miris tentang seorang nenek yang diperlakukan tak sepantasnya oleh keluarganya sendiri.
Cucu Jahat, Nenek Sendiri Diludahi & Pakaiannya Dikencingi. Saksi Miris Lalu Beberkan Cerita ini di Medsos
Nenek Sumarsih/Jakarta.tribunews.com

Jakarta, Nusantaratv.com - Di media sosial viral sebuah status Facebook menceritakan kisah seorang wanita renta bernama Sumarsih (59).

Kisah viral itu diunggah oleh seorang netizen bernama Candy Christiana.

Dalam postingannya, Candy Christiana mengatakan Sumarsih diusir oleh anak dan mertuannya sendiri dari rumah.

Akibatnya, nenek itu harus tinggal dan tidur di emperan rumah kosong yang berada tak jauh dari rumah kontrakan itu, yakni Bonorejo RT 03/ RW 17, Nusukan Solo.

Mengutip jakarta.tribunnews.com, Candy Christiana mengatakan Sumarsih bahkan sempat mendapat perlakuan yang kurang pantas dari keluarganya saat dia tak tinggal lagi di rumah kontrakannya.

Menurut Candy Christiana, dia tahu bagaimana kisah Sumarsih, karena sering nongkrong di wedangan atau warung dekat rumah Sumarsih.

"Cucunya disuruh juga meludahi neneknya supaya segera pergi, kadang-kadang pakaiannya juga dikencingi," terang Candy Christiana.

"Teman-teman di wedangan cerita, pakaiannya itu juga dikencingi sama cucunya, terus juga pernah dilempari batu-batu kecil,"

Pakaian-pakaiannya juga dibuang-buangi, ibunya pergi terus kembali lagi ke situ, pakaiannya dibuang lagi, balik lagi dibuang lagi," imbuhnya.

Menanggapi hal tersebut, putra kandung Sumarsih Tri Wahyu Pamuji (34) buka suara.

Tri Wahyu Pamuji mengemukakan, Sumarsih sudah tinggal bersamanya selama dua tahun karena faktor ekonomi.

Ia mengatakan dahulu Sumarsih hidup serba berkecukupan

Namum ia menganggap Sumarsih justru tak memberikannya perhatian, pria berkaos hitam itu mengaku sudah membiayai sendiri sekolahnya sampai lulus SMA.

Dulu itu ibu saya memang mampu, tapi karena kemampuannya, dia melupakan saya, sampai sekolah saya bayar sendiri, itu sampai saya lulus SMA," ucap Tri Wahyu Pamuji.

Tak cuma itu, Tri Wahyu Pamuji juga mengekpresikan rasa sakit hatinya yang lain kepada ibu kandungnya.

Ia mengatakan saat baru menikah dan belum mapan, Sumarsih mengusirnya dari rumah.

"Terus saya menikah, karena saya belum mapan, namanya anak yang belum mapan ikut orang tua, pingin tinggal sendiri belum bisa, terus saya disuruh pergi, tidak boleh ikut," imbuhnya membeberkan.

Tri Wahyu Pamuji mengungkapkan ekonomi Sumarsih berada di titik terendahnya saat kakak keduanya sakit.

Sumber: jakarta.tribunnews.com

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0