SIKM Tak Berlaku Meski Jakarta PSBB Lagi

Masyarakat yang ingin bepergian wajib menyerahkan hasil rapid tes dan tes PCR
Ramses Rianto Manurung - Video, Senin, 14-09-2020 18:39 WIB

Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) kembali diberlakukan mulai hari Senin 14 September 2020. Namun Surat Izin Keluar Masuk (SIKM) tak berlaku lagi. Lalu bagaimana dengan masyarakat yang hendak bepergian keluar kota?

Jakarta tak lagi memberlakukan PSBB Transisi. Begitu juga kewajiban masyarakat mengisi SIKM. Hal ini ditegaskan oleh Juru bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati. Mengacu pada Permenhub Nomor 41 Tahun 2020 persyaratan untuk masyarakat yang akan bepergian keluar atau masuk ibukota yakni wajib menunjukkan hasil rapid test non reaktif atau hasil test PCR negatif.

Kemenhub telah berkoordinasi dengan operator transportasi agar terus melaksanakan protokol kesehatan dengan pengawasan ketat mulai dari keberangkatan/ saat perjalanan hingga kedatangan. Operator juga wajib memastikan kapasitas maksimal penumpang sebanyak 50 persen, menyediakan tempat pencuci tangan dan hand sanitizer serta melakukan penyemprotan disinfektan berkala. Selain itu, pembatasan jam operasional transportasi perkotaan juga diberlakukan seperti di Transjakarta, LRT, MRT, KRL termasuk taksi dan angkot.

Dalam keterangan persnya, Minggu (13/9/2020), Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan menegaskan dengan pemberlakuan ini, Pemprov tak hanya memantau aktifitas keluar masuk tapi juga interaksi masyarakat.

Sedangkan untuk sepeda motor baik itu ojek online maupun pribadi tetap boleh mengangkut penumpang dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Sementara untuk sistem ganjil genap ditiadakan. 

Nusantara Siang hadir untuk kebutuhan anda mengenai berita-berita terupdate setiap harinya. Saksikan Nusantara Petang setiap hari Senin - Jumat jam 11.30 WIB hanya di Nusantara TV

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0