Massa Duduki Kantor Pemerintah Tuntut Tindakan Kekerasan Dan Orang Hilang

Ada 34.600 kasus pembunuhan yang terjadi di Meksiko pada 2019
Ramses Rianto Manurung - Video, Senin, 07-09-2020 16:53 WIB

Kelompok feminis dan anggota keluarga orang hilang terus menduduki Kantor Komisi Nasional Hak Asasi Manusia di Meksiko.  Mereka menuntut pemerintah untuk mengambil tindakan lebih lanjut untuk memerangi kekerasan berbasis gender dan menemukan orang hilang.

Pada Minggu (6/9/2020), seorang aktivis merobohkan tulisan di pintu masuk kantor sementara yang lain mengangkat tanda di bagian luar bertuliskan "rumah perlindungan yang dihuni".

Aktivis telah menempatkan barikade di depan gedung dan menggantung poster serta informasi orang hilang dari jendela dan balkon.

Meksiko telah dirusak oleh kekerasan selama bertahun-tahun, dengan pemerintahan yang berturut-turut gagal untuk mengatasi masalah tersebut. menurut data terbaru yang tersedia, lebih dari 34.600 pembunuhan tercatat tahun lalu.

Presiden Andres Manuel Lopez Obrador berjanji untuk mengurangi kekerasan dengan strategi baru setelah mengambil alih kekuasaan pada Desember 2018, tetapi pembunuhan terus meningkat.

Pembunuhan perempuan karena jenis kelamin mereka, yang dikategorikan sebagai femisida, naik 5,4% dalam tujuh bulan pertama tahun 2020 dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun 2019. 74 perempuan lainnya tewas pada bulan Juli.

Lebih dari 73.000 jiwa diklasifikasikan sebagai orang hilang di Meksiko, kebanyakan dari mereka diyakini menjadi korban perang kartel narkoba sejak meksiko meluncurkan apa yang disebut 'war on drugs' pada tahun 2006. pencarian sebagian besar dilakukan oleh anggota keluarga.

Nusantara Siang hadir untuk kebutuhan anda mengenai berita-berita terupdate setiap harinya. Saksikan Nusantara Petang setiap hari Senin - Jumat jam 11.30 WIB hanya di Nusantara TV

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0