Warga Diminta Menggunakan Listrik Seperlunya

Belum usai dihantam pandemi covid-19, kini warga California harus menghadapi ancaman lain yaitu gelombang panas yang mematikan
Ramses Rianto Manurung - Video, Senin, 07-09-2020 20:58 WIB

Di tengah pandemi virus corona, warga California sekarang mencari perlindungan dari gelombang panas dengan layanan cuaca nasional yang memperingatkan kondisi "terik" dapat memicu kebakaran yang sudah membakar lahan di negara bagian itu. Pejabat negara bagian pada Minggu (6/9/2020) mengulangi panggilan kepada warga California untuk mematikan peralatan dan lampu untuk membantu menghindari pemadaman listrik dari jaringan listrik yang kewalahan.

Southern California Edison Co yang melayani 5 juta akun pelanggan di wilayah  tersebut, memberi tahu pelanggan tentang potensi pemadaman bergiliran antara pukul 16:00 dan 21:00 pada hari minggu. Pemadaman sengaja memotong listrik sementara untuk menghindari pemadaman yang lebih luas. Terakhir terjadi di wilayah tersebut pada bulan Agustus. Sebelum itu, tidak terjadi dalam 20 tahun, kata juru bicara Sce Reggie Kumar. Gelombang panas datang ketika kasus virus corona California turun 39.000 selama dua minggu terakhir dibandingkan dengan dua minggu sebelumnya. Dibandingkan dengan peningkatan 37.000 kasus di 22 negara bagian dalam periode yang sama. Menurut analisis Reuters dari data negara bagian dan kabupaten. Sementara kasus secara nasional telah turun dari puncaknya pada bulan Juli, Amerika Serikat akan memasuki akhir pekan liburan hari buruh dengan rata-rata 44.000 kasus baru per hari. Dua kali lipat jumlahnya menjelang akhir pekan Memorial Day 23-25 Mei.

Nusantara Petang hadir untuk kebutuhan anda mengenai berita-berita terupdate setiap harinya. Saksikan Nusantara Petang setiap hari Senin - Jumat jam 17.30 hanya di Nusantara TV.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0