PMN 5 Triliun, Untuk Apa?

Pemerintah berencana menyuntikkan tambahan modal melalui penyertaan modal negara kepada sebelas BUMN sebesar Rp 37,5 triliun
Ramses Rianto Manurung - Video, Kamis, 10-09-2020 14:40 WIB

PT PLN mendapatkan Penyertaan Modal Negara (PMN) tahun anggaran 2020 sebanyak Rp 5 triliun. PMN ini sudah disetujui sejak 2019 lalu.

Direktur Utama PLN, Zulkifli Zaini mengatakan PMN sebesar Rp 5 triliun ini bakal digunakan untuk pembangunan pembangkit, transmisi, hingga menerangi listrik desa. Zulkifli menyebut pada 7 Juli lalu sudah keluar Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2020 tentang penambahan PMN ke modal perusahaan.untuk listrik desa rinciannya jaringan tegangan menengah 275 KMS, jaringan tegangan rendah 129 KMS dan gardu 4.425 KVA. Dikatakan total kebutuhan investasi mencapai Rp 15,19 triliun. Modal Rp 5 triliun itu akan dibagi ke tiga regional. pertama, regional Sumatera-Kalimantan Rp 1,25 triliun, regional Jawa-Madura-Bali Rp 2,44 triliun, dan regional Sulawesi-Maluku-Papua Rp 1,31 triliun.dari proyek EBT 99 MW. Zulkifli merinci akan dibangun pembangkit listrik tenaga surya di Papua 5,82 MW dengan biaya Rp 453 miliar, di NTT juga akan dibangun PLTS 5,35 MW senilai Rp 170 miliar. Terakhir, di Aceh akan dibangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) 87 MW senilai Rp 377 miliar.

Sementara Anggota Komisi VI DPR RI, Abdul Hakim menilai komunikasi internal PLN kurang baik karena usulan dana PMN yang diminta PLN adalah Rp 20 trilun. Tapi yang dijelaskan hanya Rp 5 triliun. Karena itu, Abdul meminta agar pada rapat selanjutnya PLN dapat menjelaskan hal tersebut secara rinci.

Pemerintah berencana menyuntikkan tambahan modal melalui PMN kepada sebelas BUMN yaitu sebesar Rp 37,5 triliun.

Nusantara Petang hadir untuk kebutuhan anda mengenai berita-berita terupdate setiap harinya. Saksikan Nusantara Petang setiap hari Senin - Jumat jam 17.30 hanya di Nusantara TV.
 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0