Pemerintah Berkomitmen Kuat Melindungi Pekerja Migran

Agar memiliki nilai tawar yang tinggi pekerja migran Indonesia harus memiliki kompetensi yang mumpuni
Ramses Rianto Manurung - Video, Senin, 14-09-2020 20:41 WIB

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah menegaskan bahwa pemerintah memiliki komitmen yang sangat kuat untuk memberikan perlindungan kepada pekerja migran Indonesia. Ia juga menekankan kepada para penanggung jawab pekerja migran untuk melayani dengan profesional demi pemenuhan hak warga negara.

Hal tersebut dikatakan Ida Fauziyah pada acara temu inspiratif dan silaturahmi ke Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Balindo Paradiso, Denpasar, Bali, Sabtu (12/9/2020) lalu.  Ditegaskan pemerintah terus berupaya agar hak-hak para pekerja migran termasuk anggota keluarganya dapat terpenuhi.

Menurut Ida dalam melindungi pekerja migran Indoesia, pemerintah telah menerbitkan Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (UU PMI) sebagai pengganti UU Nomor 39 Tahun 2004 tentang penempatan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia di luar negeri.
 
UU PMI disebutnya telah secara jelas mengamanatkan bahwa hanya calon PMI yang telah memiliki kompetensi dan persyaratan lain yang ditentukan yang dapat berangkat bekerja ke luar negeri. Kompetensi calon PMI menjadi faktor penting dalam aspek perlindungan utamanya dalam meningkatkan posisi tawar PMI di pasar kerja internasional.

"Di Undang-undang Nomor 18 Tahun 2017 kita cara memberikan perlindungan pada PMI kita itu adalah dengan cara meningkatkan kompetensi. Kita ini adalah ada harganya jika kita punya kompetensi. Kalau kita hanya menempatkan kerja di luar negeri dengan tanpa membekali dengan kompetensi sama saja dengan meniadakan perlindungan kepada mereka. Jadi saya ingin mengajak Pak Dirjen, mengajak Kepala Dinas, mengajak Bupati, Gubernur, untuk bisa terbuka terhadap sumber daya melalui peningkatan kompetensi."

Menaker Ida juga mengharapkan peran aktif pihak-pihak yang menjadi Penanggung jawab Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3lMI) untuk memberikan pelayanan secara profesional dan sebaik-baiknya demi terciptanya perlindungan dan pemajuan hak-hak PMI. Sebab melalui tata kelola yang lebih baik maka berbagai kasus yang sering terjadi selama ini dengan sendirinya dapat ditekan secara signifikan.
 
Dalam acara tersebut, Ida  juga mengapresiasi LPK  Balindo Paradiso yang telah menghasilkan cukup banyak lulusan yang terserap di pasar kerja utamanya yang bekerja di kapal-kapal pelayaran asing.

Sumber: Kementerian Tenaga Kerja RI

Nusantara Petang hadir untuk kebutuhan anda mengenai berita-berita terupdate setiap harinya. Saksikan Nusantara Petang setiap hari Senin - Jumat jam 17.30 hanya di Nusantara TV.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0