RUU Omnibus Law Dikhawatirkan Membajak UU Pokok Agraria

Menurut aktivis dan mahasiswa perilaku oknum pejabat BPN saat ini seperti makelar dimana tiap hari mereka memperlakukan...
Ramses Rianto Manurung - Video, Jumat, 25-09-2020 16:30 WIB

Puluhan aktivis dan petani di Sukabumi, Jawa Barat mendatangi Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Nasional. Para mahasiswa menilai Undang-undang Pokok Agraria dibajak oleh RUU Omnibus Law. Mereka menyampaikan aspirasi dalam memperingati Hari Tani Nasional yang jatuh pada 24 September.
 
Momentum Hari Tani Nasional dan genap 60 tahun undang-undang pokok agraria sejumlah aktivis dan petani mendatangi kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang berada di Jalan Suryakencana, Kota Sukabumi, Jawa Barat. Dalam orasinya para aktivis dan mahasiswa ini menilai Undang-undang Pokok Agraria dibajak oleh RUU Omnibus Law. Menurut mereka jika RUU Omnibus Law disahkan, maka negara ini seperti monster yang menjilat rakyatnya sendiri. Mereka juga menuding perilaku para oknum pejabat BPN saat ini seperti makelar dimana tiap hari mereka memperlakukan pengusaha seperti raja, sementara rakyat dijadikan seperti babu. Hal ini menciptakan  ketidakadilan persoalan tanah di Sukabumi.
 
Para aktivis tani pun memberikan sayuran kepada perwakilan BPN sebagai simbol bahwa keberadaan petani di Sukabumi memang benar ada. Massa menganggap BPN sebagai Pelaksana Gugus Tugas Reformasi Agraria, sebagaimana Perpres No. 86 Tahun 2018 telah gagal dalam menjalankan tugasnya.

Nusantara Pagi hadir untuk kebutuhan anda mengenai berita-berita terupdate setiap harinya. Saksikan Nusantara Pagi setiap hari Senin - Jumat jam 06.00 WIB hanya di Nusantara TV 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0