Pasukan Khusus Australia Diadili di Afganistan

Pekan lalu Menteri Pertahanan Australia mengatakan Canberra telah diberitahu bahwa penuntutan lokal akan meniadakan dakwaan...
Ramses Rianto Manurung - Video, Jumat, 20-11-2020 16:15 WIB

Warga kota Kabul menuntut pasukan khusus Australia yang diduga membunuh puluhan orang tak bersenjata di Afghanistan harus diadili di Afghanistan. Saat ini Australia memiliki sekitar 1.500 tentara yang tersisa di Afghanistan. 

Pasukan khusus Australia diduga membunuh 39 tahanan tak bersenjata dan warga sipil di Afghanistan. Dalam penyelidikan selama empat tahun ditemukan komandan senior memaksa tentara junior untuk membunuh tawanan tak berdaya untuk "menumpahkan darah" mereka dalam pertempuran.

Jenderal Australia Angus John Campbell Campbell mengatakan 19 anggota dan mantan militer Australia akan dirujuk ke penyelidik khusus yang akan segera ditunjuk untuk menentukan apakah ada cukup bukti untuk dituntut.

Pekan lalu Menteri Pertahanan Australia mengatakan Canberra telah diberitahu bahwa penuntutan lokal akan meniadakan dakwaan di pengadilan kriminal internasional di Den Haag. 

Laporan itu mengatakan mayoritas dari mereka yang terbunuh termasuk tahanan/  petani dan penduduk lokal Afghanistan lainnya ditangkap dan  dibunuh. Mereka dilindungi oleh hukum internasional. 

Australia telah menempatkan pasukan di Afghanistan sejak 2002 sebagai bagian dari koalisi pimpinan AS yang memerangi milisi Taliban.

Nusantara Pagi hadir untuk kebutuhan anda mengenai berita-berita terupdate setiap harinya. Saksikan Nusantara Pagi setiap hari Senin - Jumat jam 06.00 WIB hanya di Nusantara TV

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0