Ledakan Bom di Madrasah, 7 Siswa Tewas dan 80 Lainnya Kritis 

Kepala Polisi Peshawar Mohammad Ali Gandapur mengatakan bom tersebut mengandung 6kg bahan peledak.
Ramses Rianto Manurung - Video, Rabu, 28-10-2020 17:46 WIB

Ledakan bom terjadi di sebuah madrasah di kota Peshawar, Pakistan pada Selasa (27/10/2020). Petugas polisi dan rumah sakit mengatakan  ledakan tersebut menewaskan sedikitnya tujuh siswa dan melukai lebih dari 80 orang lainnya.  

Seorang polisi yang menolak disebutkan namanya mengatakan orang tak dikenal menanam bahan peledak di dalam kantong plastik di sekitar Madrasah. 

Kepala Polisi Peshawar Mohammad Ali Gandapur mengatakan bom tersebut mengandung 6kg bahan peledak.

Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas bom di kota barat laut dekat perbatasan dengan Afghanistan yang telah lama diganggu oleh kekerasan. 

Meskipun kekerasan militan di kota tersebut dan di Pakistan secara umum  telah menurun selama beberapa tahun terakhir namun telah terjadi peningkatan serangan terhadap pasukan keamanan tahun ini di Provinsi Khyber Pakhtunkhwa, di mana Peshawar adalah ibu kotanya. Beberapa serangan telah diklaim oleh Taliban Pakistan. 

Tariq Burki, Direktur Rumah Sakit Lady Reading, sebelumnya mengatakan bahwa empat dari tujuh yang tewas adalah anak-anak tetapi kemudian mengatakan empat anak terluka dan semua yang tewas adalah orang dewasa. Ia menambahkan lima dari 83 korban luka berada dalam kondisi kritis.

Rumah sakit merilis daftar yang menunjukkan lebih dari selusin korban luka berasal dari Afghanistan.

Abdul Rahim seorang warga  yang sepupunya turut menjadi korban mengatakan  sebagian besar siswa madrasah itu sedang belajar ketika ledakan terjadi.

Nusantara Pagi hadir untuk kebutuhan anda mengenai berita-berita terupdate setiap harinya. Saksikan Nusantara Pagi setiap hari Senin - Jumat jam 06.00 WIB hanya di Nusantara TV 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0