Unjuk Rasa Protes Larangan Berkumpul di Yunani Rusuh

Partai-partai oposisi sayap kiri dan komunis mengutuk keputusan tersebut  dan para pemimpin serta anggotanya mengambil bagian...
Ramses Rianto Manurung - Video, Kamis, 19-11-2020 21:00 WIB

Demonstran di Athena yang menentang larangan pertemuan publik dalam rangka memperingati pemberontakan mahasiswa tahun 1973 pada Selasa (17/11/2020) disambut oleh gas air mata polisi dan meriam air. Pemerintah melarang kerumunan guna mengekang penyebaran covid-19 yang kasusnya terus melonjak.

Setiap tahun puluhan ribu berbaris untuk menghormati pemberontakan yang terjadi di Universitas Politeknik Athena pada 17 November dipandang sebagai simbol kebebasan dan demokrasi di mana pada tahun 1973 puluhan mahasiswa tewas saat memprotes kediktatoran militer dan berkontribusi pada jatuhnya kediktatoran setahun kemudian. Peristiwa itu  itu diperingati setiap tahun dengan pawai tahunan di ibu kota. 

Tetapi pemerintah melarang pawai tahun ini sebagai bagian dari penguncian untuk mengekang penyebaran covid-19. Lebih dari 5.000 polisi dikerahkan di jalan-jalan untuk menegakkan larangan tersebut di mana helikopter terbang di atas kepala. Penyelenggara menghadapi denda hingga 5.000 Euro atau setara dengan lebih dari Rp 83 juta rupiah.

Sebelumnya Perdana Menteri Yunani Kyriakos Mitsotakis  yang meletakkan karangan bunga di Politeknik Athena untuk menghormati hari itu  mengatakan bahwa prioritasnya adalah untuk melindungi kesehatan masyarakat dan meminta warga untuk menunjukkan tanggung jawab.

Partai-partai oposisi sayap kiri dan komunis mengutuk keputusan tersebut  dan para pemimpin serta anggotanya mengambil bagian dalam aksi unjuk rasa dan aksi duduk meskipun ada larangan. Mereka berdebat dengan polisi di jalanan bahwa mereka tidak akan pergi  termasuk pemimpin Mera25 Yanis Varoufakis dan pemimpin Partai Komunis Dimitris Koutsoumbas. 

Yunani telah menyaksikan lonjakan tiba-tiba dalam kasus virus corona sejak bulan lalu yang mendorong penguncian negara itu.

Apa Kata Dunia hadir untuk anda mengenai berita-berita dari mancanegara terkuat setiap minggunya. Saksikan Apa Kata Dunia setiap hari Senin-Jumat Jam 21.00 WIB hanya di Nusantara TV.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0