Vaksinasi Covid-19 Tidak Diwajibkan untuk Umrah Ramadhan

Sektor yang Beroperasi di Layanan Terkait Haji dan Umrah untuk Memvaksinasi Seluruh Staf Sebelum Ramadhan Dimulai 12 April 2021.

Ilustrasi umrah Ramadhan tidak wajib vaksinasi Covid-19. (Istimewa)

Nusantaratv.com - Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengatakan suntikan vaksinasi Covid-19 belum menjadi syarat untuk memperoleh izin umrah selama Ramadhan

Namun, bagi para pekerja di sektor yang menyediakan layanan terkait Haji dan Umrah harus diinokulasi sebelum Ramadhan yang dimulai pada 12 April 2021, seperti dikutip dari Arabnews, Kamis (1/4/2021).

Hal itu dikatakan Kementerian Haji dan Umrah Saudi saat menjawab pertanyaan tentang vaksinasi Covid-19 di Twitter, dimana akun pusat layanan pelanggan kementerian menyatakan suntikan belum menjadi syarat untuk mendapatkan izin umrah selama Ramadhan.

Kendati demikian, kementerian awal pekan ini mengeluarkan surat edaran yang mewajibkan sektor yang beroperasi di layanan terkait haji dan umrah untuk memvaksinasi seluruh staf mereka sebelum Ramadhan dimulai pada 12 April mendatang.

Pekerja yang tidak divaksinasi harus memberikan bukti hasil tes PCR negatif, diperbarui setiap tujuh hari dengan biaya fasilitas.

Sementara itu, Kementerian Kota, Pedesaan dan Perumahan Arab Saudi mengatakan akan meningkatkan kunjungan inspeksi selama Ramadhan di tempat-tempat berkumpul guna memastikan penerapan jarak sosial.

Pihak berwenang telah menutup 11 masjid di enam wilayah di sekitar Kerajaan setelah 11 kasus virus corona (Covid-19) dilaporkan terjadi di antara jamaah. Arab Saudi pada Rabu (31/3/2021), mencatat enam kasus kematian baru terkait Covid-19 sehingga meningkatkan jumlah total kematian menjadi 6.669.

Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengonfirmasi 585 kasus baru yang dilaporkan di Kerajaan dalam 24 jam sebelumnya. Artinya, 390.007 orang saat ini telah tertular penyakit tersebut.

Dari total kasus tersebut, 5.255 pasien masih aktif dan 693 dalam kondisi kritis. Menurut kementerian, jumlah kasus tertinggi tercatat di ibu kota Riyadh dengan 234 kasus, diikuti Provinsi Timur dengan 110 kasus, Makkah dengan 103 kasus, Provinsi Perbatasan Utara dengan 32 kasus, dan Qassim dengan 21 kasus.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK