Usai Bukber di LPDUK, Anak-Anak Yatim Depok Ceria Jajal Fasiltas Digital Motorsport

Keceriaaan pun tampak saat mereka memegang setir Simulator Digital Motorsport

Saat Anak Yatim Ceria Jajal Digital Motorsport / Foto: Ist

Nusantaratv.com - Badan Layanan Umum Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (BLU LPDUK) Kemenpora mengadakan acara Buka Puasa Bersama dan Santunan Anak Yatim di Kantor LPDUK di Jalan Radio Dalam 1 Nomor 13 Kebayoran Baru, Jumat (23/4/2021).

Plt Direktur LPDUK Kemenpora, Firtian Judiswandarta pun merasa terharu dengan acara buka bersama yang dihadiri oleh puluhan anak yatim dari Yayasan Dompet Yatim dan Dhuafa Depok ini.

Dalam bulan suci yang penuh berkah ini, Yudi juga mengajak semua pihak untuk tetap bersemangat dalam mengejar cita-cita. Begitu juga dengan impian LPDUK yang terus membantu menghimpun dana untuk olahraga Indonesia.

Baca juga: Bukber Bareng Anak Yatim, Firtian Judiswandarta Ingin LPDUK Lebih Berinovasi

Pasalnya, untuk mencapai sebuah prestasi, olahraga di Indonesia pastinya membutuhkan suntikan dana. Meski bukan sebuah tugas yang ringan, Firtian tetap meminta kepada teman-teman untuk tetap bersemangat untuk memajukan LPDUK.

"Satu hal lagi yang saya sampaikan untuk teman-teman di LPDUK marilah kita selalu mengejar apa yang menjadi impian kita impiannya LPDUK, impian kita semua bagaimana LPDUK ini bisa menjadi sebuah booster keuangan untuk olahraga berprestasi yang ada di Indonesia," jelasnya.

"Karena olahraga prestasi maupun olahraga lainnya di Indonesia memerlukan uluran tangan kita sebenarnya ini bukan tugas yang ringan, ini tugas yang sangat berat salah satunya ikut serta ikut andil untuk memajukan olahraga di Indonesia. Untuk itu kami berharap walaupun di bulan Ramadhan, bulan puasa ini teman-teman tetap berkreatif, berinovasi bagaimana bisa mengembangkan LPDUK ini kedepan," ungkap pria yg juga merupakan Sekjen PB Perbakin ini.

Usai Bukber dan salat berjamaan, anak-anak yatim sangat antuasias untuk menjajal Simulator Digital Motorsport. Keceriaaan pun tampak saat mereka memegang setir dan duduk di jok yang mirip dengan mobil balap asli tersebut.

"Wah seru ini, baru kali rasain balapan begini," ujar Hebat (12 tahun), anak yatim yang kini duduk di kelas 6 SD dan  tinggal di Asrama Meruyung, Rangkapan Jaya, Depok.

Tidak hanya anak yatim putra, anak yatim putri dari Asrama Tanah Baru juga ikut antri untuk menjajal digital motorsports tersebut. Bahkan ada yang menangis karena kelamaan nunggu antrian.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK