Turki Mulai Terima Rudal Rusia Sebagai Tantangan ke AS dan NATO

Bagian pertama dari sistem pertahanan udara S-400 diterbangkan ke pangkalan udara militer Murted di barat laut Ankara, kata Kementerian Pertahanan Turki, menyegel kesepakatan Turki dengan Rusia yang telah diusahakan oleh Washington selama berbulan-bulan untuk dicegah.
Turki Mulai Terima Rudal Rusia Sebagai Tantangan ke AS dan NATO
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (foto : Moslemtoday)

Istanbul , Nusantaratv.com -Turki mulai menerima pengiriman sistem pertahanan rudal Rusia yang canggih pada hari Jumat (12/7/19), suatu langkah yang diperkirakan akan memicu sanksi AS terhadap sekutu NATO dan mendorong ganjalan ke jantung aliansi militer Barat. 

Bagian pertama dari sistem pertahanan udara S-400 diterbangkan ke pangkalan udara militer Murted di barat laut Ankara, kata Kementerian Pertahanan Turki, menyegel kesepakatan Turki dengan Rusia yang telah diusahakan oleh Washington selama berbulan-bulan untuk dicegah.

 Reaksi dari Washington, yang telah mengancam akan menjatuhkan sanksi pada Turki, terbatas, dengan penjabat Sekretaris Pertahanan Mark Esper mengatakan posisi AS tidak berubah. Presiden Donald Trump memberikan pidato 30 menit pada perdagangan pada Jumat sore di sebuah pabrik di Milwaukee yang dijalankan oleh anak perusahaan kontraktor pertahanan Lockheed Martin tetapi tidak menyebutkan Turki.

 Washington menentang pembelian Turki, dengan mengatakan perangkat keras militer Rusia tidak kompatibel dengan sistem NATO dan bahwa akuisisi tersebut dapat menyebabkan pengusiran Turki dari program jet tempur F-35. Investor di Turki resah dengan kesepakatan itu. Lira Turki melemah sebanyak 1,6% menjadi 5,7780 terhadap dolar, sebelum agak pulih, setelah kementerian mengumumkan kedatangan pengiriman S-400.

 Indeks saham utama Istanbul turun 2,13%. Lembaga penyiaran Turki menunjukkan rekaman besar pesawat kargo Rusia AN-124 yang membongkar peralatan di pangkalan udara.

 Pengiriman kedua melalui udara akan segera dilakukan, kata kantor berita Rusia TASS mengutip sumber diplomatik militer yang tidak disebutkan namanya. Pengiriman ketiga - dari 120 peluru kendali - akan dilakukan dengan kapal pada akhir musim panas, kata sumber itu. Dua puluh prajurit Turki menerima pelatihan dari Rusia pada Mei-Juni dan 80 prajurit Turki lainnya akan menerima pelatihan untuk menggunakan sistem S-400, kata sumber itu seperti dikutip.

 

 

Sumber : Reuters

Terjemahan : (NTV /Cal) 



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0