Rudal Ilegal dari Suriah-Israel Bentrok dengan Daratan di Siprus

Sebuah serangan udara Israel sedang berlangsung terhadap Suriah pada saat itu. Media pemerintah Suriah mengatakan pertahanan udara Suriah telah ditembakkan sebagai tanggapan atas serangan Israel.
Rudal Ilegal dari Suriah-Israel Bentrok dengan Daratan di Siprus
Siprus

Nicosia, Nusantaratv.com -Sebuah rudal yang salah sasaran menyerang wilayah Siprus Senin (1/7/19) Pagi. Rudal

 menyerang ibukota Nicosia yang padat penduduknya dan menabrak lereng gunung dalam apa yang dikatakan para pejabat bisa menjadi dampak dari serangan Israel terhadap Suriah dan tanggapan balasan.

 Sebuah serangan udara Israel sedang berlangsung terhadap Suriah pada saat itu. Media pemerintah Suriah mengatakan pertahanan udara Suriah telah ditembakkan sebagai tanggapan atas serangan Israel.

 "Penilaian pertama adalah bahwa rudal buatan Rusia yang merupakan bagian dari sistem pertahanan udara yang terjadi semalam dalam menghadapi serangan udara terhadap Suriah, menyelesaikan jangkauannya dan jatuh ke negara kita setelah terjawab," Menteri Luar Negeri Siprus Turki Kudret Ozersay mengatakan dalam sebuah postingan di Facebook melansir Reuters. 

 Dia mengatakan ledakan itu diduga terjadi sebelum dampak karena tidak ada kawah.

 "Potongan-potongan yang jatuh ke beberapa titik berbeda membuktikan bahwa rudal meledak di udara sebelum jatuh," katanya.

 Insiden aneh itu akan menjadi yang pertama kalinya Siprus terjebak dalam garis silang operasi militer di Timur Tengah meskipun kedekatannya dengan wilayah tersebut.

 Seorang analis militer Siprus Yunani, Andreas Pentaras, mengatakan puing-puing itu menunjukkan bahwa itu adalah rudal S-200 buatan Rusia, yang dapat memiliki jangkauan hingga 400 kilometer. 

Analis lain mengatakan bahwa, jika hipotesis rudal terbukti benar, itu bisa saja salah. "Saat ini kami tidak dapat menjadi mutlak tetapi dari gambar dan prasasti itu tampaknya menjadi S-200," analis Zenonas Tziarras dari think-tank Geopolitik Siprus mengatakan melansir Reuters. 

 

 

Rudal-rudal itu dirancang untuk meledak di udara jika mereka tidak mengenai sasaran, katanya. Penduduk mengatakan kepada media Siprus bahwa mereka melihat cahaya di langit, kemudian tiga ledakan keras terdengar sejauh bermil-mil. Tashkent adalah sebuah desa kecil di kaki pegunungan yang membentang di Siprus utara. Pihak berwenang mengevakuasi beberapa rumah.

 

Sumber : Reuters

Terjemahan : (NTV/Cal) 



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0