Perdana Menteri Irak Mengundurkan Diri

Perdana Menteri Irak Adel Abdul-Mahdi, secara resmi mengajukan pengunduran dirinya ke Parlemen Irak pada Sabtu, (30/11/19).
Perdana Menteri Irak Mengundurkan Diri
Perdana Menteri Irak, Adel Abdul Mahdi (parstoday)

Baghdad, Nusantaratv.com - Perdana Menteri Irak Adel Abdul-Mahdi, secara resmi mengajukan pengunduran dirinya ke Parlemen Irak pada Sabtu, (30/11/19).

Pengunduran diri Abdul-Mahdi itu dilakukannya menyusul demonstrasi anti-pemerintah dan kerusuhan yang melanda Irak dalam dua bulan terakhir.

Parlemen dijadwalkan bertemu pada Minggu dan akan memberikan suara untuk menerima pengunduran dirinya sang perdana menteri, tetapi belum menyetujui alternatif penggantinya.

"Pengunduran diri pemerintah adalah metode penyerahan kekuasaan secara damai dalam sistem demokrasi," kata Abdul-Mahdi dalam pidato singkatnya sebagaimana dilansir New York Times, Minggu (1/12/2019).

Dia menambahkan, bahwa pemerintah telah berusaha memenuhi tuntutan gerakan protes yang meluas di negara itu.

Protes yang didorong oleh kemarahan atas korupsi politik dan pengaruh Iran atas politik Irak - ditambah dengan reaksi keras pemerintah - telah membuat Abdul-Mahdi di bawah tekanan kuat untuk mundur.

Dengan asumsi Parlemen menerima pengunduran diri Abdul-Mahdi, pembentukan pemerintahan baru bisa berjalan cepat, tetapi kemungkinan besar akan memakan waktu selama beberapa pekan, jika tidak beberapa bulan.

Abdul-Mahdi dan para menterinya masih akan bertugas dalam pemerintahan sementara sampai Presiden Barham Salih meminta agar blok terbesar di Parlemen menunjuk perdana menteri baru dan menteri-menteri orang itu kemudian disetujui oleh mayoritas.(Cal)

 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
1
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
1