Kapal Iran Disebut Lecehkan Kapal Tanker Inggris di Teluk

Kementerian Pertahanan Inggris tidak memiliki komentar segera. Insiden itu terjadi hampir seminggu setelah Marinir Kerajaan Inggris menaiki sebuah kapal tanker Iran, Grace 1, dari Gibraltar dan menangkapnya dengan dugaan bahwa mereka melanggar sanksi dengan membawa minyak ke Suriah.
Kapal Iran Disebut Lecehkan Kapal Tanker Inggris di Teluk
Bendera Iran

Teheran, Nusantaratv.com -Lima kapal yang diyakini milik Pengawal Revolusi Iran mendekati sebuah kapal tanker minyak Inggris di Teluk pada hari Rabu dan memintanya untuk berhenti di perairan Iran dekat, tetapi mundur setelah kapal perang Inggris memperingatkan mereka, kata para pejabat AS melansir Reuters. 

Kementerian Pertahanan Inggris tidak memiliki komentar segera. Insiden itu terjadi hampir seminggu setelah Marinir Kerajaan Inggris menaiki sebuah kapal tanker Iran, Grace 1, dari Gibraltar dan menangkapnya dengan dugaan bahwa mereka melanggar sanksi dengan membawa minyak ke Suriah.

 Sebelumnya pada hari Rabu (10/7/19) Presiden Iran Hassan Rouhani mengatakan Inggris akan menghadapi konsekuensi atas penyitaan tanker Iran. Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat dan sekutunya telah meningkat tajam sejak Washington meningkatkan sanksi ekonomi terhadap Iran dan bergerak untuk membawa ekspor minyak negara itu ke nol sebagai bagian dari kebijakan tekanan maksimum untuk membuat Iran menghentikan tindakan yang dikatakannya merusak kawasan. 

 Iran telah menanggapi sanksi dengan mulai melanggar batas yang ditetapkan pada kegiatan nuklirnya di bawah kesepakatan 2015 dengan kekuatan dunia. Beberapa kapal tanker minyak diserang di perairan dekat pantai selatan Iran pada Mei dan Juni, di mana Amerika Serikat menyalahkan Iran. 

Teheran membantah terlibat. Bulan lalu, Iran menembak jatuh drone AS di dekat Selat Hormuz, mendorong Presiden Donald Trump untuk memerintahkan serangan udara pembalasan, hanya untuk membatalkannya. Para pejabat AS, berbicara dengan syarat anonim, mengatakan insiden hari Rabu terjadi ketika British Heritage berada di pintu masuk utara Selat Hormuz. 

"Royal Navy HMS Montrose, yang juga ada di sana, mengarahkannya ke kapal-kapal dan memperingatkan mereka melalui radio, pada titik mana mereka bubar," kata salah seorang pejabat melansir Reuters. 

"Itu adalah pelecehan dan upaya untuk mengganggu jalan tersebut," kata pejabat lainnya. 

Amerika Serikat berharap untuk meminta sekutu selama dua minggu ke depan dalam sebuah koalisi militer untuk melindungi perairan strategis di Iran dan Yaman, Jenderal Marinir Joseph Dunford, ketua Kepala Staf Gabungan.

 

 

Sumber : Reuters

Terjemahan : (NTV /Cal) 



Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0