Iran Kecam Upaya Turki Soal Penempatan Tentara di Suriah

Iran mengecam segala upaya Turki untuk menempatkan tentara secara permanen di Suriah, menyusul serangan pasukan terhadap milisi Kurdi di utara negara tersebut.
Iran Kecam Upaya Turki Soal Penempatan Tentara di Suriah
President Turki, Recep Tayyip Erdogan (BBC)

Middle East,  Nusantaratv.com - Iran mengecam segala upaya Turki untuk menempatkan tentara secara permanen di Suriah, menyusul serangan pasukan terhadap milisi Kurdi di utara negara tersebut.

"Langkah seperti itu dilihat Iran merupakan agresi terhadap kedaulatan nasional dan teritorial sebuah negara merdeka. Langkah itu akan mendapat penentangan dari Iran dan negara lain," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi, dalam jumpa pers di Teheran pada Senin (21/10).

Iran adalah salah satu sekutu Presiden Suriah, Bashar al-Assad, yang ikut membantu berperang melawan kelompok pemberontak dan Negara Islam (ISIS). Iran menerjunkan pasukan dan persenjataan dalam perang di negara itu.

Baca Juga : Korea utara Desak Korsel dan AS Soal Ini

Menurut Mousavi, Turki bisa mendirikan pangkalan militer dan melakukan apa saja selama itu semua berada di dalam wilayah teritorial dan perbatasannya. 

Dikutip AFP, pernyataan Iran muncul setelah Presiden Recep Tayyip Erdogan menuturkan negaranya berencana membentuk 12 pos pantau militer di Suriah.

Keberatan itu diutarakan setelah mempertegas bahwa Turki akan memulai kembali operasi militer terhadap pasukan Kurdi di utara Suriah setelah sempat ditunda.

Turki mulai menyerbu wilayah utara Suriah yang selama ini dikuasai milisi Kurdi sejak 9 Oktober lalu. Hal itu dilakukan setelah Amerika Serikat mengumumkan menarik pasukannya di wilayah itu.

Penarikan pasukan tersebut dinilai memberi jalan bagi Turki untuk menyerang Kurdi, sekutu AS dalam perang melawan ISIS yang dianggap sebagai kelompok teroris.

Iran telah berulang kali menyerukan gencatan senjata Turki di utara Suriah.

Gencatan senjata itu berlaku dengan perantaraan AS. Turki akhirnya mau menahan diri dan memberikan waktu bagi pasukan Kurdi untuk keluar dari daerah penyangga yang ingin dibuat Turki di sepanjang perbatasan dengan Suriah. 

Reaksi Kamu

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0