Tesla Ganti Baterai Tipe Lain Demi Hindari Kekurangan Bahan Baku Nikel

Harga Tesla Model 3 Standard Range Nantinya Bisa Turun Karena Penggunaan Baterai LFP.

Tesla Model 3 di China. (Carscoops)

Nusantaratv.com - Tesla mulai dihinggapi kekhawatiran kekurangan bahan baku nikel yang dibutuhkan dalam pembuatan baterai untuk Model 3 Standard Range.

Hal itu dikatakan CEO Tesla Elon Musk melalui akun media sosialnya. "Nikel menjadi perhatian besar kami dalam meningkatkan produksi baterai lithium-ion," ujar Musk di akun Twitter pribadinya @elonmusk, dikutip dari Carscoops, Sabtu (27/2/2021).  

Kekhawatiran ini pula yang membuat Musk memutuskan memilih alternatif menggunakan baterai tipe lain.

"Itulah mengapa kami beralih menggunakan katoda berbahan besi (baterai lithium iron phosphate) pada mobil listrik (Model 3) tipe Srandard Range. Alasannya karena jumlah bahan baku besi dan lithium sangat melimpah," lanjutnya.

Tesla sebenarnya telah menggunakan baterai lithium phosphate (LFP) pada Model 3 Standard Range yang dipasarkan di China. Penggunaan baterai ini diduga merupakan salah satu alasan Model 3 Standard Range di China bisa dijual dengan harga lebih ramah di kantong.

Hal ini sekaligus memungkinkan harga Tesla Model 3 Standard Range nantinya bisa turun karena penggunaan baterai LFP. Tak hanya itu, ini juga bisa menguntungkan bagi pabrikan mobil listrik asal Amerika Serikat (AS) itu. Dengan demikian, Tesla tidak perlu menyetop sementara produksi mobil listriknya di masa depan.

like
dislike
love
funny
angry
sad
wow
Login dengan
LIVE TV & NETWORK