YouTube Perangi Konten Soal Konspirasi Palsu Virus Corona dan 5G

YouTube Masih Mengizinkan Konten Bertema Konspirasi Tentang 5G Lainnya yang Tidak Menyebut Virus Corona.
Adiantoro - Teknologi,Senin, 06-04-2020 09:58 WIB
YouTube Perangi Konten Soal Konspirasi Palsu Virus Corona dan 5G
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - YouTube akan memerangi konten soal konspirasi palsu terkait hubungan teknologi internet generasi kelima (5G) dan virus corona (COVID-19).

Dilansir dari The Verge, Senin (6/4/2020), YouTube mengurangi jumlah video yang direkomendasikan kepada pengguna di platform-nya yang menyebarkan informasi palsu soal teknologi 5G dengan virus corona.

Perusahaan juga menegaskan akan menghapus video yang melanggar kebijakannya. Namun YouTube masih mengizinkan konten bertema konspirasi tentang 5G lainnya yang tidak menyebut virus corona, tetapi sebagai 'konten terbatas'. Video-video itu tidak dapat diputar dan dihapus dari hasil pencarian.

Baca Juga: Google Rilis COVID-19 Community Mobility Reports

Setidaknya tujuh menara seluler telah dibakar dalam satu pekan terakhir di Inggris, dimana empat di antaranya dalam 24 jam terakhir, setelah teori konspirasi online secara tidak akurat mengklaim hubungan antara menara seluler dan pandemi COVID-19. Salah satu menara yang terbakar bahkan bukan menara 5G.

Juru bicara YouTube mengatakan bila YouTube telah memiliki kebijakan yang jelas guna melarang video yang berisi hal yang tidak berdasar secara medis untuk mencegah virus corona.

Dia menambahkan YouTube telah mulai mengurangi rekomendasi konten terbatas, seperti teori konspirasi terkait dengan 5G dan virus corona, yang memberi informasi yang salah kepada pengguna dengan cara yang berbahaya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0