Twitter Rekrut Hacker Kenamaan Jadi Bos Keamanannya

Keamanan Twitter kerap kali dijebol hacker
Mochammad Rizki - Teknologi,Selasa, 17-11-2020 23:39 WIB
Twitter Rekrut Hacker Kenamaan Jadi Bos Keamanannya
Ilustrasi hacker. (Net)

Nusantaratv.com - Twitter kerap dikritik lantaran sistemnya yang beberapa kali dijebol hacker. Kondisi itulah yang sepertinya membuat mereka merekrut seorang hacker terkenal untuk menjadi bos keamanannya.

Hacker ini bernama Peiter Zatko, atau lebih dikenal dengan nama hackernya, yaitu Mudge. Zatko bertanggung jawab langsung ke CEO Twitter Jack Dorsey, dan tugas utamanya ialah melakukan perubahan struktur dan praktik keamanan di Twitter.

Zatko mengaku akan menguji keamanan data, integritas situs, keamanan fisik, dan integritas platform di Twitter. Itu semua merupakan upaya pertamanya untuk mencari celah yang disalahgunakan di Twitter.

Zatko sebelumnya ialah bos keamanan di platform pembayaran elektronik bernama Stripe. Ia juga pernah bekerja di sebuah proyek milik Google dan mengawasi proyek keamanan siber di Defense Advanced Research and Project Agency (DARPA) milik Kementerian Pertahanan AS.

Karirnya dimulai pada tahun 1990-an, dimana Zatko kerap menggarap proyek rahasia untuk kontraktor pemerintah. Ia juga salah satu pemimpin di Cult of the Dead Cow, sebuah sindikat hacker yang terkenal karena merilis alat peretas Windows.

Alat itu mereka rilis untuk memaksa Microsoft meningkatkan sistem keamanan sistem operasi buatannya itu.

"Saya tidak tahu apakah ada yang bisa memperbaiki keamanan Twitter, namun dia (Zatko-red) akan ada dalam daftar paling atas saya," ujar Dan Kaufman, supervisor Zatko di DARPA.

Twitter diketahui kerap mengalami masalah keamanan di platform-nya. Misalnya setahun lalu, kala pemerintah AS menuding keberadaan dua orang pegawai Twitter yang disinyalir menjadi mata-mata untuk Arab Saudi.

Lalu pada Juli lalu sekelompok hacker remaja mengakali pegawai Twitter untuk mendapat akses ke software internal Twitter. Software itu membuat mereka bisa mengganti pengaturan akun pengguna, serta mengirimkan kicauan lewat akun itu.

Tak main-main, akun yang diambil alih merupakan akun milik orang tekenal, seperti Joe Biden, Bill Gates, Elon Musk, serta banyak korban lainnya. Demikian dikutip dari Reuters.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0