Spotify, Apple Music, YouTube dan Amazon Kompak, Dukung 'Blackout Tuesday'

Sejumlah Label Rekaman Berpartisipasi Dalam 'Blackout Tuesday'.
Adiantoro - Teknologi,Rabu, 03-06-2020 12:11 WIB
Spotify, Apple Music, YouTube dan Amazon Kompak, Dukung 'Blackout Tuesday'
Blackout Tuesday. (Insider)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sejumlah layanan streaming termasuk Spotify, Apple Music, Amazon Music, dan YouTube Music kompak mendukung 'Blackout Tuesday' dengan daftar putar khusus, momen hening, dan 'pemadaman' media sosial.

Dilansir dari The Verge, Rabu (3/6/2020), kampanye ini ditujukan untuk memprotes kekerasan polisi dan rasisme serta menghormati tewasnya warga kulit hitam George Floyd. Kematiannya memicu protes dan demonstrasi universal di kota-kota Amerika Serikat (AS) dan di seluruh dunia.

Spotify menambahkan waktu hening selama 8 menit dan 46 detik untuk memilih daftar putar dan podcast di platform tersebut. Panjang durasi hening itu sama dengan durasi mantan perwira polisi Minneapolis Derek Chauvin menjepit leher Floyd dengan lututnya, mengakibatkan kematian Floyd.

Selain menghentikan sementara semua publikasi media sosial, Spotify juga mengganti judul utama podcast dan gambar daftar putar serta logo dengan gambar yang gelap, dan lebih mempromosikan artis kulit hitam dan podcaster dengan daftar putar yang dikuratori khusus. 

Baca Juga: Penjarahan dan Demo George Floyd Marak, Apple Kembali Tutup Gerai di AS

Sementara itu, menurut laporan 9to5Mac, program radio reguler Beats 1 Apple Music telah dibatalkan, dan sebaliknya stasiun streaming tersebut merayakan musik yang diproduksi oleh seniman kulit hitam. Rekomendasi daftar musik itu menunjukkan daftar putar tunggal yang disebut 'For Us, By Us'. 

Ada juga pengambilalihan satu halaman penuh yang diperlihatkan kepada beberapa pengguna, dengan menampilkan pesan dukungan untuk gerakan protes tersebut. Namun, pengguna masih dapat mengakses perpustakaan musik mereka dan katalog Apple Music seperti biasa. 

Amazon Music juga mengunggah cuitan mendukung gerakan 'Blackout Tuesday', dan mengatakan akan menghentikan semua media sosial. Sedangkan YouTube Music mengeluarkan cuitan dukungan dari akun resminya. YouTube sebelumnya berjanji bakal menyumbangkan 1 juta dolar AS ke Center for Policing Equity.

2 Juni adalah 'Black Out Tuesday', hari pemutusan kolektif dari pekerjaan yang dimaksudkan membantu orang-orang berefleksi dan bersatu mendukung komunitas kulit hitam. Pada hari ini, dan setiap hari, Spotify akan mendukung karyawan, teman, mitra, artis, dan pencipta kami dalam perang melawan rasisme, dan ketidakadilan - tulis Spotify dalam sebuah posting blog. 

Kami menggunakan kekuatan platform kami untuk berdiri dengan pencipta kulit hitam, memperkuat suara mereka, dan mempercepat percakapan yang bermakna dan perubahan yang sangat dibutuhkan. Akibatnya, Anda akan melihat beberapa perubahan pada Spotify mulai pukul 12:01 pada Selasa - lanjutnya.

Aksi platform streaming musik tersebut merupakan bagian dari gerakan yang lebih luas di industri musik, di mana sejumlah label rekaman berpartisipasi dalam 'Blackout Tuesday'.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0