Soal Penjualan Bisnis Honor, Ini Kata Huawei

Konsorsium Itu Membeli dan Memegang Brand, Aset dan Bisnis Honor.
Adiantoro - Teknologi,Selasa, 17-11-2020 11:40 WIB
Soal Penjualan Bisnis Honor, Ini Kata Huawei
Ilustrasi. (Slashgear)

Jakarta, Nusantaratv.com - Sumber daya yang terbatas dan mungkin berkurang, hanya tinggal menunggu waktu sebelum Huawei mengambil langkah drastis agar mereka tetap bertahan.

Langkah drastis itu termasuk melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pegawai, divestasi dan penjualan. Huawei memilih menjual divisi bisnis Honor kepada sebuah perusahaan China baru.

Dilansir dari Slashgear, Selasa (17/11/2020), Huawei mengatakan penjualan ini akan menolong Honor dan para penjual serta pemasoknya bertahan. Selain itu, upaya ini sebagai strategi guna menolong Huawei bertahan di masa-masa sulit saat ini.

Lebih dari 30 perusahaan yang terhubung dengan Honor membentuk konsorsium baru yang disebut the Shenzhen Zhixin New Information Technology Co., Ltd. Konsorsium itu membeli dan memegang brand, aset dan bisnis Honor.

Akuisisi ini mungkin sebagai cara memisahkan Honor dari Huawei dan melewati batasan ekspor yang dibuat Amerika Serikat (AS) terhadap Huawei dan anak perusahaannya. Huawei mengatakan mereka tidak memegang saham apa pun atau terlibat dalam bisnis Honor yang baru.

Hal ini mengindikasikan jika Honor adalah perusahaan yang independen dan harusnya bebas dari tuduhan yang ditujukan pada Huawei. Tentu saja dampak akuisisi tersebut untuk Honor masih perlu dilihat. Perusahaan itu mungkin masih terikat dengan tuduhan-tuduhan yang dikenakan pada Huawei. 

Dan, konsorsium baru itu mungkin akan diinvestigasi dengan ketat guna menemukan bukti jika konsorsium itu memiliki ikatan dengan pemerintah China.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0