Resmi, AS Anggap Huawei dan ZTE Berbahaya Bagi Keamanan Nasional

Perusahaan AS Dilarang Menggunakan Peralatan Dari Huawei Maupun ZTE,
Adiantoro - Teknologi,Kamis, 02-07-2020 15:12 WIB
Resmi, AS Anggap Huawei dan ZTE Berbahaya Bagi Keamanan Nasional
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Lembaga negara independen Amerika Serikat (AS), Federal Communications Commission (FCC) resmi menetapkan Huawei dan ZTE sebagai perusahaan yang mengancam keamanan nasional negara Adi Kuasa itu.

Dilansir dari Infosecurity-Magazine, Kamis (2/7/2020), FCC mengungkapkan mereka memiliki banyak bukti yang menguatkan dugaan jika Huawei dan ZTE membahayakan keamanan nasional bagi jaringan komunikasi Negara Paman Sam itu.

Berdasarkan dengan banyaknya bukti, ditetapkan Huawei dan ZTE sebagai risiko keamanan nasional bagi jaringan komunikasi Amerika dan masa depan 5G kita - kata Chairman FCC Ajit Pai dilansir, Kamis (2/7/2020).

Dengan penetapan itu, maka perusahaan AS dilarang menggunakan peralatan dari Huawei maupun ZTE, utamanya dalam menggelar layanan 5G di dalam negeri.

Kedua perusahaan memiliki hubungan dekat dengan Partai Komunis Cina dan aparat militer Cina, dan kedua perusahaan secara luas tunduk pada hukum Cina yang mewajibkan mereka untuk bekerja sama dengan badan intelijen negara - lanjutnya.

Baca Juga: Saingi Huawei, AS Niat Bikin Perangkat 5G Sendiri

FCC pertama kali mengungkapkan rencananya pada Oktober 2019, yang menyatakan pada saat itu di bawah proposal USF tidak akan diizinkan untuk membayar perusahaan yang dianggap memiliki risiko bagi keamanan nasional. 

FCC juga menyarankan jika penerima USF yang ada harus diaudit untuk melihat berapa banyak peralatan Huawei dan ZTE, serta berapa biaya untuk menyingkirkan dan menggantinya dengan peralatan lain.

Pada Maret tahun ini, Undang-Undang (UU) baru membebaskan 1 miliar dolar AS untuk membantu perusahaan telekomunikasi mengganti peralatan Huawei dan ZTE.

Huawei dan yang lainnya telah lama berargumen jika rencana semacam itu merugikan diri sendiri karena mereka akan mengembalikan inovasi AS dan mewakili nilai buruk bagi pembayar pajak dan konsumen.

Biro juga memperhitungkan temuan dan tindakan Kongres, cabang eksekutif, komunitas intelijen, sekutu kami, dan penyedia layanan komunikasi di negara lain - terangnya.

Kami tidak akan membiarkan Partai Komunis Cina mengeksploitasi kerentanan jaringan dan membahayakan infrastruktur komunikasi penting kami. Tindakan hari ini juga akan melindungi Dana Layanan Universal FCC (uang yang berasal dari biaya yang dibayarkan oleh konsumen dan bisnis Amerika pada tagihan telepon mereka) agar tidak digunakan untuk menanggung perusahaan ini, yang mengancam keamanan nasional AS - tukas Pai.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0