Langgar Aturan Tentang Informasi Covid-19, Twitter Tandai Cuitan Donald Trump

Cuitan Donald Trump Membuat Klaim Kesehatan yang Menyesatkan Tentang Covid-19.
Adiantoro - Teknologi,Senin, 12-10-2020 10:01 WIB
Langgar Aturan Tentang Informasi Covid-19, Twitter Tandai Cuitan Donald Trump
Presiden AS Donald Trump. (Al Jazeera)

Jakarta, Nusantaratv.com - Twitter menandai cuitan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang mengklaim jika dirinya kebal terhadap virus corona (Covid-19), pada Minggu (11/10/2020).

Twitter menyebutkan jika hal tersebut melanggar aturan platform media sosial tentang informasi yang menyesatkan terkait dengan Covid-19.

Tanda tangan total dan lengkap dari Dokter Gedung Putih kemarin. Itu berarti saya tidak bisa (kebal), dan tidak bisa memberikannya. Sangat senang mengetahuinya - kata Trump dalam cuitannya, dikutip dari Reuters, Senin (12/10/2020). 

Cuitan itu ditandai oleh Twitter dengan penafian.

Cuitan ini melanggar Peraturan Twitter tentang menyebarkan informasi yang menyesatkan dan berpotensi berbahaya terkait dengan Covid-19 - demikian bunyi penafian Twitter, yang menambahkan jika cuitan tersebut telah ditentukan dan kemungkinan demi kepentingan publik agar cuitan tetap dapat diakses.

Seorang juru bicara Twitter mengatakan kepada Reuters, jika cuitan tersebut membuat klaim kesehatan yang menyesatkan tentang Covid-19 dan keterlibatan dengan pos tersebut akan dibatasi secara signifikan, seperti standar dalam kasus tersebut.

Trump mengatakan pada Minggu (11/10/2020), dia telah pulih sepenuhnya dari Covid-19 dan tidak akan menjadi risiko penularan kepada orang lain, membebaskannya untuk kembali mengadakan kampanye besar-besaran selama pekan terakhir perebutan Gedung Putih.

Trump pertama kali mengumumkan jika dia memiliki tes virus corona positif pada 2 Oktober lalu. Dokter Trump mengatakan pada Sabtu (10/10/2020) jika presiden telah mengambil tes yang menunjukkan dia tidak lagi terinfeksi Covid-19.

Bukti ilmiah tidak jelas mengenai berapa lama orang yang telah pulih dari Covid-19 memiliki antibodi dan terlindungi dari infeksi kedua. Trump, yang berada di belakang kandidat Partai Demokrat Joe Biden dalam jajak pendapat menjelang pemilihan 3 November mendatang, sangat antusias melakukan kampanye kembali setelah absen lebih dari sepekan.

Trump berencana melakukan perjalanan ke negara bagian sebagai medan pertempuran utama di Florida pada Senin (12/10/2020), kemudian di Pennsylvania (Selasa, 13/10/2020), dan Iowa (Rabu, 14/10/2020).

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0