Huawei Investasi ke Perusahaan Lokal China, Ini Alasannya

Huawei Masih Jauh Memulihkan Pperasi Smartphone dan Jaringannya.
Adiantoro - Teknologi,Rabu, 30-09-2020 13:18 WIB
Huawei Investasi ke Perusahaan Lokal China, Ini Alasannya
Ilustrasi.

Jakarta, Nusantaratv.com - Pasca larangan Amerika Serikat (AS), Huawei telah telah membeli saham di sejumlah perusahaan teknologi dan semikonduktor.

Langkah itu ditempuh guna memperkuat rantai pasokan yang terpengaruh. Laporan Reuters mengatakan langkah ini agar perusahaan lebih fokus secara lokal dibandingkan memilih perusahaan luar negeri.

Mengutip Gizmochina, Rabu (30/9/2020), memulai persiapan sejak April 2019, investasi Huawei Habo dilaporkan telah menyelesaikan hampir 17 kesepakatan sejak Agustus 2019. Kesepakatan tersebut membeli saham dari sejumlah perusahaan teknologi China.

Sebagian besar kesepakatan dilakukan dengan sejumlah perusahaan start-up, termasuk Vertilite, Shoulder Electronics, 3Peak, dan banyak lagi. Baru-baru ini, raksasa teknologi China itu juga berinvestasi di Open Source China, yang berada di belakang alternatif Github China, Gitee.

Kendati tidak diketahui penilaian pastinya, namun laporan itu mengatakan Habo biasanya memperoleh 5 hingga 10 persen. Didirikan pada 2015, Vertilite, membuat sensor laser pemancar permukaan rongga vertikal (VCSEL) untuk pengenalan wajah di Kamera. Huawei dilaporkan telah menggunakan sensornya di sejumlah perangkat.

Baca Juga: Harga Ponsel Huawei Naik, Khawatir Kekurangan Chip

Sementara itu, Shoulder Electronics membuat filter RF untuk komunikasi nirkabel, tapi masih kurang kompatibel dengan ponsel 5G. Sedangkan 3Peak membuat ADC (Analog-Digital Converters) untuk stasiun basis jaringan.

Selain itu, investasi Habo juga mencakup perusahaan di luar operasi telekomunikasi. Jika laporan itu benar, investasinya dalam chip, bahan mentah, dan perusahaan teknologi baterai menunjukkan mobil otonom Huawei tidak jauh dari kenyataan.

Semua investasi ini dilaporkan sebagai tanggapan atas pembatasan AS terhadap perusahaan tersebut. Mantan karyawan Huawei mengatakan perusahaan biasanya melakukan R&D sendiri, tetapi telah beralih ke investasi sebagai pilihan terakhir. 

Namun, analis memperkirakan Huawei masih jauh untuk memulihkan operasi smartphone dan jaringannya. Mereka mengatakan investasi ini akan membutuhkan waktu dalam meraup keuntungan, tapi Huawei tidak punya pilihan lain.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0