Google Bayar Rp21,6 Triliun ke Apple, Buat Apa?

Safari Telah Menggunakan Google Sebagai Peramban Default di Perangkat iPhone.
Adiantoro - Teknologi,Kamis, 02-07-2020 15:51 WIB
Google Bayar Rp21,6 Triliun ke Apple, Buat Apa?
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Regulator pemerintah Inggris melakukan penelitian terkait kerja sama Apple dan Google atas mesin pencari default dari Safari.

Dilansir dari The Verge, Kamis (2/7/2020), laporan terbaru menyebutkan jika Google membayar setidaknya 1,5 miliar dolar AS (Amerika Serikat) atau sekitar Rp21,6 triliun kepada Apple setiap tahun di Inggris saja.

Laporan tersebut juga mengatakan kesepakatan ini menciptakan 'penghalang signifikan untuk masuk dan ekspansi' bagi pesaing Google. Dengan begitu, membuat persaingan bisnis menjadi tidak seimbang. Terlihat, Google telah memonopoli pangsa pasar mesin pencari di sebagian besar perangkat smartphone di seluruh dunia.

Baca Juga: Google Meet Hadirkan Fitur Noise Cancellation ke Lebih Banyak Negara

Diketahui, Safari telah menggunakan Google sebagai peramban default di perangkat iPhone. Praktik bisnis ini pertama kali terungkap pada 2014, dimana Google membayar 1 miliar dolar AS atau sekitar Rp14,4 triliun ke Apple.

Analis memperkirakan jumlah itu meningkat setiap tahunnya. Dan, Apple mendapat manfaat besar dari kerja sama ini, dengan perkiraan meraup 9 miliar dolar AS atau sekitar Rp129,6 triliun setiap tahun dari kesepakatan ini, meskipun perusahaan tidak pernah mengungkapkan angka konkret.

Namun, baik Google dan Apple hingga kini masih belum memberikan keterangan resmi mereka terkait dengan hasil penemuan tersebut. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0