Eksploitasi Pekerja, Apple Tindak Tegas Perusahaan Taiwan

Apple Tegaskan Telah Memecat Eksekutif yang Bertanggung Jawab Atas Program Kerja Siswa Tersebut.
Adiantoro - Teknologi,Rabu, 11-11-2020 09:35 WIB
Eksploitasi Pekerja, Apple Tindak Tegas Perusahaan Taiwan
Ilustrasi.

Jakarta, Nusantaratv.com - Apple menempatkan perusahaan Taiwan Pegatron dalam masa percobaan karena terbukti melanggar aturan ketenagakerjaan.

Salah satu perusahaan pemasok iPhone itu diketahui mengeksploitasi mahasiswa magang untuk bekerja shift malam dan lembur di salah satu pabrik di China daratan.

Dilansir dari BBC, Rabu (11/11/2020), Apple menyebut jika Pegatron telah melanggar Kode Etik Pemasok dengan mengizinkan mahasiswa tersebut melakukan pekerjaan yang tidak ada hubungannya dengan studi mereka.

Beberapa mahasiswa pekerja di kampus Pegatron Shanghai dan Kunshan diidentifikasi bekerja shift malam, lembur dan dalam posisi yang tidak terkait dengan jurusan mereka, yang tidak sesuai dengan peraturan dan regulasi setempat - demkian pernyataan Apple.

Selain itu, Apple mengatakan jika kontraktor telah memalsukan dokumen dan salah mengklasifikasikan beberapa pekerja, untuk menyamarkan pelanggaran. Perusahaan yang berpusat di Cupertino, California, Amerika Serikat (AS) itu, menegaskan telah memecat eksekutif yang bertanggung jawab atas program kerja siswa tersebut.

Namun, Apple mengatakan tidak akan memberikan perusahaan bisnis baru apapun hingga 'tindakan korektif' lebih lanjut diselesaikan.

Orang-orang di Pegatron yang bertanggung jawab atas pelanggaran berusaha keras untuk menghindari mekanisme pengawasan kami - terang perusahaan. 

Di sisi lain, bagi pekerja yang terkena dampak telah ditarik dari jalur produksi dan diberi kompensasi yang layak. Sedangkan audit eksternal juga telah ditugaskan untuk memperkuat prosedur.

Diketahui, organisasi buruh berulang kali mengkritik kondisi di pabrik yang digunakan Apple, meskipun Apple bersikeras memiliki aturan untuk mencegah pekerjanya dieksploitasi.

Pada 2014, investigasi BBC menemukan kondisi di lini produksi Pegatron untuk iPhone 6 sering kali melanggar janji Apple untuk melindungi pekerja. Mereka diminta bekerja selama 18 hari berturut-turut atau bekerja dengan shift 16 jam untuk perusahaan tersebut.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0