Dimusuhi AS, Huawei Kudeta Samsung di Pasar Smartphone Dunia

Huawei Mengirim Sekitar 55,8 Juta Unit Ponsel Yakni 2 Juta Lebih Banyak Dibandingkan Samsung.
Adiantoro - Teknologi,Kamis, 30-07-2020 20:10 WIB
Dimusuhi AS, Huawei Kudeta Samsung di Pasar Smartphone Dunia
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Untuk pertama kalinya dalam sembilan tahun, Samsung atau Apple tidak memimpin grafik smartphone global.

Sesuai laporan Canalys, Huawei menjual sebagian besar ponsel pada kuartal kedua (Q2) 2020. Pencapaian vendor asal Cina itu bisa didapatkan berkat dominasinya yang tumbuh di China, pasar terbesar smartphone.

Canalys mengklaim, Huawei mengirim sekitar 55,8 juta unit ponsel, 2 juta lebih banyak dibanding Samsung. Dengan jumlah pengiriman sekitar 53,7 juta unit ponsel, Samsung berada diposisi kedua diikuti oleh Apple.

Sedangkan negara-negara seperti Amerika Serikat (AS), di mana Samsung dan Apple memegang posisi terdepan terus berjuang dengan pembatasan virus corona (COVID-19).

Cina sebagian besar telah kembali ke normal sehingga memungkinkan Huawei untuk menutup kesenjangan. Penjualan smartphone Huawei turun 5 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Namun, Samsung menderita penurunan tajam 30 persen pada kuartal 2 (Q2) 2019 ketika dilaporkan mengirim lebih dari 70 juta ponsel.

Analis senior di Canalys Ben Stanton mengatakan, Huawei dapat mengambil keuntungan penuh dari pemulihan ekonomi Cina untuk menghidupkan kembali bisnis smartphone-nya.

Samsung memiliki kehadiran yang sangat kecil di Cina, dengan pangsa pasar kurang dari 1 persen, dan telah melihat pasar intinya, seperti Brasil, India, Amerika Serikat, dan Eropa, yang dirusak oleh wabah dan penguncian berikutnya - ungkapnya.

Namun, para analis khawatir apakah Huawei dapat mempertahankan posisi teratas ini. Hampir tiga perempat pengiriman Huawei berasal dari Cina dan hubungannya yang memanas di barat menyebabkan penurunan 27 persen di wilayah non-Cina.

Huawei di luar Cina tidak lagi menawarkan layanan Google karena larangan perdagangan AS dan berpotensi menghapus kuartal dari bisnis yang tersisa. Selain itu, dorongan Apple yang lebih kompetitif melalui smartphone yang terjangkau seperti iPhone 11 dan iPhone SE juga memengaruhi pangsa pasar Huawei di Cina.

Sesuai laporan Counterpoint Research dari pekan lalu, pada kuartal kedua (Q2) 2020, Apple menjadi merek smartphone dengan pertumbuhan tercepat di Cina karena pengirimannya melonjak 32 persen tahun ke tahun. Analis Canalys Mo Jio percaya akan sulit bagi Huawei untuk mempertahankan keunggulannya dalam jangka panjang.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0