Demi Saingi Qualcomm, Samsung Rangkul AMD dan ARM

Samsung Sudah Bekerja Dengan ARM untuk Membuat CPU Terbaru Berdasarkan Inti Cortex-X.
Adiantoro - Teknologi,Kamis, 13-08-2020 14:32 WIB
Demi Saingi Qualcomm, Samsung Rangkul AMD dan ARM
Samsung Exynos. (Gizmochina)

Jakarta, Nusantaratv.com - Samsung bakal lebih serius menghadirkan inti prosesor mobile khusus untuk jajaran System-on-Chip (SoC) Exynos mereka.

Raksasa teknologi asal Korea Selatan (Korsel) itu dikabarkan bersinergi dengan pabrikan papan atas dalam industri ini, yakni AMD dan ARM. Chip terbaru itu kemungkinan akan disematkan pada ponsel flagship generasi baru Galaxy S30 Series.

Ini akan menjadi langkah dalam tujuan Samsung untuk menjadi pabrikan application prosessor (AP) Android teratas. Setelah Huawei kehilangan pasokan chip Kirin dari TSMC, Samsung menjadi satu-satunya OEM Android dengan chip kustom-nya sendiri.

Baca Juga: Demi Raih Keuntungan, Instagram Dituding Jual Data Pengguna Aplikasi

Kendati SoC Exynos 990 baru-baru ini tidak setara dengan SoC Snapdragon 865 dan 865+ dari Qualcomm, dinamika dapat berubah dengan prosesor mobile flagship generasi mendatang mereka. Berdasarkan laporan dari Business Korea, seperti dilansir dari Gizmochina, Kamis (13/8/2020), inti CPU kustom baru yang sedang dibuat melalui bantuan AMD dan ARM dapat membuat jajaran Exynos mengalami peningkatan besar secara keseluruhan.

Laporan tersebut menyatakan Samsung sudah bekerja dengan ARM untuk membuat CPU terbaru berdasarkan inti Cortex-X, yang diumumkan awal tahun ini dan membawa peningkatan kinerja 30 persen dibandingkan Cortex-A77. Sementara ARM membantu di sisi CPU, AMD akan membantu Samsung dalam chip performa grafis khusus yang akan datang.

Di pasar saat ini, Qualcomm memimpin dalam pemrosesan grafis dengan GPU Adreano mereka. Dengan demikian, untuk mengungguli produsen chip tersebut, Samsung akan meminta AMD mengembangkan GPU khusus untuk chip Exynos 2021.

Selain itu, laporan tersebut juga mengklaim NPU (Neural Processong Unit) dan modem di chip terbarunya akan lebih baik daripada penawaran Qualcomm. Namun, lepas dari itu semua, masih terlalu dini untuk mengatakan chip perusahaan mana yang paling unggul. 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0