China Tuding India Diskriminatif, Kenapa?

Total India Telah Memblokir Setidaknya 220 Aplikasi Mobile Asal China.
Adiantoro - Teknologi,Jumat, 27-11-2020 11:10 WIB
China Tuding India Diskriminatif, Kenapa?
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - China menuding India melakukan praktik diskriminatif serta melanggar aturan Organisasi Perdagangan Dunia (Word Trade Organization/WTO). Pasalnya, India telah memblokir puluhan aplikasi asal China yang beredar di negaranya.

Dilansir dari CNBC, Jumat (27/11/2020), India sebelumya mengeluarkan perintah untuk memblokir 43 aplikasi asal China. India mengklaim aplikasi-aplikasi tersebut mengancam keamanan nasional India.

Tindakan ini diambil berdasarkan berbagai masukan terkait aplikasi-aplikasi ini terlibat dalam aktivitas yang merugikan kedaulatan dan integritas India, pertahanan India, keamanan negara dan ketertiban umum - kata Kementerian Teknologi Informasi India.

Pihak Kementerian Teknologi Informasi India menyebut keputusan itu diambil berdasarkan laporan komprehensif yang diterima dari Pusat Koordinasi Kejahatan Siber India, dan Kementerian Dalam Negeri India.

Aplikasi yang masuk dalam daftar pemblokiran ini antara lain, termasuk aplikasi streaming video pendek Snack Video milik Kuaishou yang didukung Tencent. Aplikasi ini juga merupakan alternatif dari TikTok yang sangat populer.

Aplikasi yang diblokir lainnya, yakni platform e-commerce Alibaba, AliExpress, aplikasi streaming Taobao Live dan aplikasi pesan DingTalk, aplikasi pengiriman logistik Lalamove India dan sejumlah situs kencan.

Kami dengan tegas menentang penggunaan berulang 'keamanan nasional' yang digunakan India untuk melarang beberapa aplikasi mobile asal China - terang juru bicara Kedutaan Besar China di India, Ji Rong dalam pernyataannya.

Kami berharap India menyediakan lingkungan bisnis yang adil, tidak memihak dan tidak diskriminatif bagi semua pelaku pasar dari berbagai negara termasuk China, dan memperbaiki praktik diskriminatif yang melanggar aturan WTO - lanjutnya.

China dan India bukanlah ancaman satu sama lain, tapi peluang untuk tumbuh dan saling berkembang - tambahnya.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan, pihaknya mengungkapkan keprihatinan serius atas klaim India dan meminta pemerintah India untuk segera memperbaiki pendekatan diskriminatifnya dan menghindari kerusakan lebih lanjut pada kerja sama bilateral.

Dan, ini bukan pertama kalinya India melarang aplikasi asal China di negaranya. Pada Juni lalu, India 
memblokir 59 aplikasi mobile besutan perusahaan asal Negeri Tirai Bambu itu. Sedangkan pada September, dilakukan setindakan serupa yakni memblokir 118 aplikasi lainnya.

Aplikasi-aplikasi yang diblokir ini termasuk di antaranya yang sangat populer, antara lain TikTok dan game PUBG Mobile. Hingga kini, total India telah memblokir setidaknya 220 aplikasi mobile asal China, dan beberapa di antaranya milik perusahaan teknologi terkenal seperti ByteDance, Tencent, dan Alibaba.

Pemblokiran dilakukan akibat hubungan bilateral yang kian memburuk di antara India dan China. Hal ini  terjadi setelah insiden bentrokan di perbatasan Himalaya yang menewaskan 20 tentara India. Peristiwa ini memicu sentimen anti-China di seluruh India dan orang-orang menyerukan untuk memboikot produk China.
 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0