Al’quran Buktikan Kebenaran Tentang Bulan Sejak Berabad-abad Lalu

Kabarnya, sebelum manusia mengetahui bahwa bulan awalnya pernah bersinar, kemudian mati, kitab suci Alquran yang diturunkan...
Raymond - Teknologi,Senin, 16-11-2020 12:25 WIB
Al’quran Buktikan Kebenaran Tentang Bulan Sejak Berabad-abad Lalu
sumber: Nationalgeographic.co.id

Nusantaratv.com - Taukah anda, bahwa jaman dahulu bulan ternyata pernah bersinar seperti matahari. Hal ini diketahui lewat sejumlah penelitian yang dilakukan oleh manusia melalui buku “Sains Dalam Al’quran’ karya Nadiah Thayyarah.

Dimana dalam buku itu menunjukkan bulan  yang terbentuk sejak 4,6 juta tahun lalu. Bahkan, dalam proses pembentukannya, bulan mengalami berbagai benturan dari meteor maupun meteorid.

Tentunya fenomena tersebut benar-benar selaras dengan ayat Alquran yang menyatakan, "Dan matahari dan bulan dikumpulkan." (QS Al Qiyamah: 9), Wallahu a'lam bishawab.

Dalam buku sains tersebut juga disebutkan, suhu bulan sebelumnya sangat panas, sehingga terjadilah peleburan yang sangat luar biasa. Makanya kalau kita lihat dalam ilmu pendidikan  bulan terlihat ada lubang-lubangnya.

Nah…lubang lubang itulah yang sering dinamakan ‘Maria’, sementara gunung-gunung yang berlubang itu disebut-sebut dengan istilah “Craters’.

Jadi…. konon kabarnya, sebelum manusia mengetahui bahwa bulan awalnya pernah bersinar, kemudian mati, kitab suci Alquran yang diturunkan sekira 14 abad lalu telah mengungkap hal tersebut. Sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala dalam Surah Al Isra Ayat 12 yang artinya:

"Dan Kami jadikan malam dan siang sebagai dua tanda, lalu Kami hapuskan tanda malam dan Kami jadikan tanda siang itu terang agar kamu mencari kurnia dari Tuhanmu, dan supaya kamu mengetahui bilangan tahun-tahun dan perhitungan. Dan segala sesuatu telah Kami terangkan dengan jelas." (QS Al Isra: 12)

Dimana dalam ayat tersebut menunjukkan adanya suatu fakta ilmiah yang baru bisa diketahui umat pada abad ke-20, yaitu bahwa bulan pada mulanya adalah sebuah planet yang menyala.

Selain itu, dalam buku 'Sains Dalam Alquran' juga disebutkan bahwa penelitian-penelitian astronomis telah membuktikan bahwa bulan terus-menerus menjauh dari Bumi. Pakar astronomi mengatakan bahwa bulan yang berjarak 300 ribu kilometer dari Bumi terus menjauh dari Bumi sejauh 3 sentimeter per tahun.

Adapun gerakan menjauh ini pada suatu saat nanti akan membawa bulan masuk pada area yang terdampak oleh medan gravitasi matahari. Hal ini akan menyebabkan bulan kelak meledak di permukaan matahari.

 

Fenomena tersebut benar-benar selaras dengan ayat Alquran yang menyatakan, "Dan matahari dan bulan dikumpulkan." (QS Al Qiyamah: 9).

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0