YouTube Hapus 11,4 Juta Video, Ini Alasannya

Video yang Dihapus Kemungkinan Berisi Penipuan, Spam, dan Konten Menyesatkan.
Adiantoro - Teknologi,Rabu, 26-08-2020 13:06 WIB
YouTube Hapus 11,4 Juta Video, Ini Alasannya
YouTube. (TechCrunch)

Jakarta, Nusantaratv.com - Hanya dalam waktu tiga bulan, YouTube menghapus 11,4 juta video karena melanggar Pedoman Komunitasnya, perusahaan mengungkapkan hal tersebut pada Selasa(25/8/2020).

Dilansir dari Digital Trends, Rabu (26/8/2020), konten video tersebut diduga berisi materi seperti pornografi, hasutan untuk melakukan kekerasan, pelecehan, dan perkataan yang mendorong kebencian. Video-video itu dihapus antara April hingga Juni 2020. Video yang dihapus kemungkinan juga berisi penipuan, spam, dan konten menyesatkan.

Angka tersebut mewakili jumlah video tertinggi yang telah dihapus YouTube dari platform-nya dalam periode tiga bulan sejak layanan tersebut diluncurkan pada 2005. Perusahaan milik Google tersebut mengaitkan peningkatan tersebut dengan penggunaan yang lebih besar dari teknologi pendeteksian otomatis setelah gangguan terkait pandemi virus corona (COVID-19) menyebabkan pengurangan jumlah peninjau manusia.

Dari 11,4 juta video yang dihapus, sekitar 10,8 juta telah dihapus melalui penandaan otomatis, sedangkan sisanya melalui pekerjaan manusia. YouTube mengatakan penggunaan teknologi yang lebih besar memungkinkan sejumlah konten yang dihapus akan dihapus karena kesalahan.

Menanggapi COVID-19, kami telah mengambil langkah-langkah untuk melindungi tenaga kerja tambahan kami dan mengurangi staf di kantor - jelas YouTube dalam Laporan Transparansi terbaru. 

Akibatnya, untuk sementara kami lebih mengandalkan teknologi untuk membantu beberapa pekerjaan yang biasanya dilakukan oleh peninjau manusia, yang berarti kami menghapus lebih banyak konten yang mungkin tidak melanggar kebijakan kami - lanjutnya.

Disebutkan YouTube terpaksa membuat pilihan antara potensi di bawah penegakan atau potensi penegakan berlebihan, dan membatasi hanya pada peninjauan otomatis bukan manusia.

Ini akan menjaga tingkat akurasi yang tinggi, tetapi akan mengakibatkan lebih sedikit konten yang dihapus dari YouTube, termasuk beberapa konten yang melanggar kebijakan kami .

Opsi lainnya adalah menggunakan sistem otomatis kami untuk menyebarkan jaring yang lebih luas sehingga sebagian besar konten yang berpotensi membahayakan komunitas akan segera dihapus dari YouTube, dengan pengetahuan banyak video tidak akan menerima tinjauan manusia, dan beberapa video yang tidak melanggar kebijakan kami akan dihapus - jelasnya.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0