Twitter Sebut Peretasan Bermula dari Serangan Ponsel

Twitter Nyatakan Telah Membatasi Akses ke Sistem dan Perangkat Internal Sejak Insiden Tersebut.
Adiantoro - Teknologi,Jumat, 31-07-2020 14:42 WIB
Twitter Sebut Peretasan Bermula dari Serangan Ponsel
Ilustrasi. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Twitter Inc menyatakan kasus peretasan di platform-nya beberapa waktu lalu bermula dari serangan 'spear-phishing' dari ponsel.

Spear-phishing adalah serangan berupa mengirim email seolah-olah berasal dari pengirim yang terpercaya. Peretas melalui email tersebut ingin mendapatkan informasi rahasia dari korban.

Peretas menargetkan karyawan tertentu yang memiliki akun di sistem internal mikroblog. Demikian unggahan di blog resmi Twitter, seperti dilansir dari Reuters, Jumat (31/7/2020).

Twitter menyatakan telah membatasi akses ke sistem dan perangkat internal sejak insiden tersebut. Dalam situs mikroblog disebutkan peretas mengincar 130 akun dalam pembobolan tersebut, mereka mencuit dari 45 akun, mengakses kotak pesan 36 akun dan mengunduh data dari tujuh akun.

Pada pertengahan bulan ini, akun-akun terverifikasi di Twitter diretas dan mencuitkan permintaan mengirim mata uang kripto bitcoin. Akun yang diretas antara lain milik para pesohor dunia, di antaranya kandidat Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, bintang reality TV Kim Kardashian, mantan Presiden AS Barack Obama dan miliarder Elon Musk.
 

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0