Tegas, Donald Trump 'Haramkan' TikTok

TikTok Memiliki 100 Juta Pengguna di Amerika Serikat.
Adiantoro - Teknologi,Jumat, 07-08-2020 14:28 WIB
Tegas, Donald Trump 'Haramkan' TikTok
Aplikasi TikTok. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump bakal mengeluarkan perintah eksekutif melarang semua transaksi AS dengan ByteDance, pemilik aplikasi TikTok, dan Tencent, pemilik aplikasi WeChat, dalam dalam 45 hari.

Dilansir dari Reuters, Jumat (7/8/2020), perintah tersebut datang ketika pemerintahan Trump sedang meningkatkan upaya untuk membersihkan aplikasi milik Cina yang tidak dipercaya dari jaringan digital AS, dan menyebut TikTok dan WeChat sebagai ancaman signifikan.

Aplikasi video pendek paling populer itu mendapatkan kecaman dari anggota parlemen dan pemerintah AS terkait keamanan nasional seputar pengumpulan data, di tengah meningkatnya ketidakpercayaan antara Washington dan Beijing.

Presiden Trump mengatakan aplikasi TikTok dapat digunakan untuk kampanye disinformasi yang menguntungkan Partai Komunis Cina, dan AS harus mengambil tindakan agresif terhadap pemilik TikTok untuk melindungi keamanan nasional.

Baca Juga: Facebook Rilis Reels di Instagram, Video Pendek Mirip TikTok

Di sisi lain, Presiden Trump mengatakan WeChat secara otomatis menangkap banyak informasi dari penggunanya. Pengumpulan data ini mengancam untuk mengizinkan Partai Komunis Cina mengakses informasi pribadi dan kepemilikan orang Amerika. Dan, perintah tersebut secara efektif akan melarang WeChat di AS dalam 45 hari.

Sejauh diizinkan berdasarkan hukum yang berlaku, transaksi apa pun yang terkait dengan WeChat oleh siapa pun, atau terkait dengan properti apa pun, tunduk pada yurisdiksi Amerika Serikat - jelasnya.

Pada pekan ini, Presiden Trump mengatakan akan mendukung penjualan operasi TikTok AS ke Microsoft jika pemerintah AS mendapat porsi besar dari harga penjualan. Namun, Presiden Trump tetap memperingatkan akan memblokir layanan tersebut pada 15 September mendatang.

Diketahui, TikTok memiliki 100 juta pengguna di AS. Meskipun WeChat tidak populer di negara Paman Sam itu, namun aplikasi yang memiliki lebih dari 1 miliar pengguna itu banyak digunakan oleh ekspatriat Cina sebagai platform utama untuk komunikasi dengan keluarga dan teman serta media untuk berbagai layanan lain seperti game dan e-commerce.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0