Tanggapi Pemblokiran, TikTok Komitmen Kerjasama Dengan Pemerintah

India Blokir TikTok dan 58 Aplikasi Buatan Cina Lainnya.
Adiantoro - Teknologi,Jumat, 10-07-2020 14:37 WIB
Tanggapi Pemblokiran, TikTok Komitmen Kerjasama Dengan Pemerintah
Aplikasi TikTok. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - India melakukan pemblokiran terhadap layanan video pendek TikTok. Amerika Serikat (AS) juga tengah mempertimbangkan untuk melakukan hal serupa.

Menanggapi pemblokiran tersebut, Direct Sales Leader TikTok Indonesia, Pandhu Wiguna, memberikan jawaban.

Kami berkomitmen untuk bekerjasama dengan pemerintah dimana TikTok beroperasi - kata Pandhu, dikutip dari Antara, Jumat (10/7/2020).

Baca Juga: TikTok Hapus 49 Juta Video, Mengapa?

Diketahui, di tengah ketegangan dua negara (India-Cina) di perbatasan Himalaya, India mengambil sikap tegas dengan memblokir dan melarang warganya untuk menggunakan 58 aplikasi buatan Cina, termasuk Tiktok.

Aksi tegas pemerintah India itu terkait dengan ancaman Cina terhadap kedaulatan dan keamanan India, ketika hubungan antara dua populasi terbesar dunia itu memburuk.

Dilansir dari Nikkei Asian Review, TikTok sangat populer di India. Jumlah pengguna aplikasi berbagi video di Negeri Bollywood itu mencapai lebih dari 120 juta.

Kini, sumber dari dalam perusahaan Induk TikTok, ByteDance mengatakan, pemblokiran tersebut bisa berdampak terhadap pendapatan perusahaan.

Diperkirakan perusahaan akan kehilangan lebih dari 6 miliar dolar AS (Amerika Serikat) atau sekitar Rp86,2 triliun. Bersama dengan kerugian yang diderita oleh 58 aplikasi yang dilarang lainnya.

Sementara itu, AS bakal memblokir TikTok, karena Negara Adi Kuasa itu khawatir soal keamanan data pengguna. AS menduga data pengguna akan dikirim ke pemerintah Cina karena aturan negara tersebut untuk mendukung badan intelijen, yang diatur Partai Komunis Cina.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0