Pengadilan Minta Hentikan Blokir WeChat

Departemen Perdagangan AS Mengeluarkan Perintah untuk Memblokir WeChat Karena Alasan Keamananan. nasiona
Adiantoro - Teknologi,Senin, 21-09-2020 10:36 WIB
Pengadilan Minta Hentikan Blokir WeChat
WeChat.

Jakarta, Nusantaratv.com - Seorang hakim di Amerika Serikat (AS) melarang pemerintah Presiden Donald Trump memaksa Apple Inc dan Alphabet Inc menghapus aplikasi perpesanan asal Cina, WeChat.

Dilansir dari Reuters, Senin (21/9/2020), Hakim Laurel Beeler di San Francisco, AS, dalam surat perintah menyebut pengguna WeChat yang mengajukan gugatan menunjukkan pertanyaan serius tentang klaim Amandemen Pertama, keadilan terhadap kesulitan penggugat.

Perintah dari Hakim Beeler menyatakan larangan WeChat tersebut lebih banyak ucapan dibandingkan kekhawatiran terhadap keamanan nasional.

Pada Jumat (18/9/2020), Departemen Perdagangan AS mengeluarkan perintah untuk memblokir WeChat karena alasan keamanan nasional. Departemen Kehakiman mendesak Beeler tidak melarang perintah pemblokiran tersebut.

Diketahui, berdasarkan laporan firma analitik Apptopia pada awal Agustus lalu, disebutkan WeChat memiliki rata-rata 19 juta pengguna aktif harian di AS. Aplikasi ini populer di kalangan pelajar asal Cina, warga Amerika yang tinggal di Cina serta sejumlah orang Amerika yang memiliki hubungan personal maupun kepentingan bisnis dengan Cina.

Departemen Kehakiman menilai pemblokiran terhadap WeChat akan membingungkan sekaligus mematahkan keputusan Presiden Donald Trump untuk mengatasi ancaman terhadap keamanan nasional. Namun, Beeler menuliskan pemblokiran terhadap WeChat hanya terbukti untuk mengatasi masalah keamanan tersebut.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0