Google Maps Bisa Tunjukkan Wabah COVID-19 di 220 Negara

Fitur Baru Ini Bisa Dinikmati di 220 Negara dan Wilayah.
Adiantoro - Teknologi,Kamis, 24-09-2020 15:29 WIB
Google Maps Bisa Tunjukkan Wabah COVID-19 di 220 Negara
Ilustrasi. (TechCrunch)

Jakarta, Nusantaratv.com - Google memperkenalkan fitur baru di Google Maps yang akan menunjukkan informasi tentang tingkat infeksi COVID-19.

Fitur baru ini akan menunjukkan kepada pengguna berapa banyak kasus COVID-19 yang terdapat di wilayah geografis tertentu.

Dilansir dari GSM Arena, Kamis (24/9/2020), fitur ini mengumpulkan informasi dari Johns Hopkins University, New York Times, dan Wikipedia. Google menyebut ini adalah data yang sama, yang dipamerkan di mesin Pencari, tapi saat itu juga ditransfer ke aplikasi Maps.

Baca Juga: Pandemi COVID-19, Paksa Google Ubah Prediksi Kondisi Lalu Lintas di Maps

Google Maps juga menampilkan peta berkode warna dengan rata-rata tujuh hari kasus baru per 100.000 orang di area tertentu. Dan, fitur baru ini juga bisa dinikmati di 220 negara dan wilayah.

Fitur tersebut dirilis untuk iPhone dan smartphone Android pada pekan ini, dan baru bisa dinikmati dalam beberapa hari mendatang.

Berikut cara menggunakan Google Maps untuk melacak COVID-19:

1. Buka Google Maps
2. Ketuk tombol lapisan, tepat di bawah foto profil
3. Pilih layer 'COVID-19 Info'
4. Sekarang Anda akan melihat peta kasus di seluruh dunia, dengan kode warna berdasarkan tingkat keparahan

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0