Google Hapus 2.500 Channel YouTube yang Terkait dengan Cina

Google Katakan Channel YouTube Dihapus Pada April dan Juni 2020.
Adiantoro - Teknologi,Jumat, 07-08-2020 08:14 WIB
Google Hapus 2.500 Channel YouTube yang Terkait dengan Cina
YouTube. (Istimewa)

Jakarta, Nusantaratv.com - Google mengatakan telah menghapus lebih dari 2.500 channel YouTube yang terkait dengan Cina.

Dilansir dari Reuters, Jumat (7/8/2020), penghapusan itu dilakukan sebagai bagian dari upaya Google untuk menghilangkan disinformasi pada platform berbagi video-nya itu. Google mengatakan channel YouTube tersebut telah dihapus antara April dan Juni 2020.

Sebagai bagian dari penyelidikan berkelanjutan kami terhadap operasi pengaruh terkoordinasi yang terkait dengan Cina - sebut Google.

Raksasa mesin pencarian itu mengatakan channel YouTube tersebut biasanya memposting spam, konten non-politik, tetapi sebagian juga menyentuh politik.

Baca Juga: Catat! YouTube Akan Akhiri Community Captions Contributions Pada September 2020 

Google tidak mengidentifikasi channel tertentu dan hanya memberikan sedikit rincian lainnya. Tapi menautkan video aktivitas ke Twitter dan kampanye disinformasi yang diidentifikasi oleh perusahaan analitik media sosial Graphika, pada April lalu.

Sedangkan Kedutaan Besar Cina di Amerika Serikat (AS) tidak menanggapi komentar yang telah diminta. Beijing sebelumnya pernah membantah tuduhan menyebarkan disinformasi.

Disinformasi dari aktor asing yang telah muncul menjadi keprihatinan bagi para politisi dan dan perusahaan teknologi AS sejak pemilihan presiden (Pemilu) 2016. Saat itu, aktor yang terkait dengan pemerintah Rusia menyebarkan ratusan ribu pesan ke media sosial.

Selama empat tahun terakhir, perusahaan Google dan Facebook mencoba menghindari kejadian seperti di 2016. Informasi pesan menipu itu juga menyebutkan aktivitas yang terkait dengan negara lain termasuk Rusia dan Iran

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0