Facebook Rilis Reels di Instagram, Video Pendek Mirip TikTok

Kehadiran Reels Diprediksi Bakal Memanaskan Rivalitas Antara Facebook dan TikTok.
Adiantoro - Teknologi,Kamis, 06-08-2020 09:49 WIB
Facebook Rilis Reels di Instagram, Video Pendek Mirip TikTok
Facebook rilis Reels di Instagram. (TechRadar)

Jakarta, Nusantaratv.com - Facebook merilis fitur baru di Instagram, yakni Reels, pada Rabu (5/8/2020). Fitur video pendek itu serupa dengan aplikasi besutan ByteDance, TikTok.

Peluncuran tersebut diumumkan di tengah proses negosiasi terkait akuisisi bisnis TikTok di Amerika Serikat (AS) oleh Microsoft. ByteDance bersedia untuk mendivestasikan sahamnya setelah diancam pemblokiran oleh pemerintah AS terkait keamanan data pengguna.

Dilansir dari Reuters, Kamis (6/8/2020), kehadiran Reels di Instagram diprediksi bakal memanaskan rivalitas antara Facebook dan TikTok. Pasalnya, fitur video pendek yang sangat populer di kalangan generasi muda AS didominasi TikTok dalam dua tahun terakhir. Dan, Facebook saat ini mencoba mengambil alih peluang tersebut.

Secara fitur, pengguna Reels bisa merekam video pendek yang ramah dengan tampilan ponsel secara vertikal. Lalu, pengguna bisa menggunakan special effects dan soundtrack yang tersedia di music library.

Kesamaan Reels dan TikTok membuat geram CEO TikTok, Kevin Mayer. Dia menyebut Reels sebagai produk jiplakan TikTok dengan memanfaatkan basis pengguna Instagram yang sudah besar. Facebook sebelumnya gagal dengan proyek serupa yang diberi nama Lasso. Proyek standalone itu ditutup pada akhir bulan lalu.

Facebook mendapatkan kritikan keras dari anggota Kongres AS, mereka menyebut Facebook menggunakan strategi menjiplak kompetitor agar bisa memonopoli bisnis. Perusahaan yang didirikan Mark Zuckerberg itu pernah dituding menjiplak Snapchat pada media sosial miliknya.

Wakil Presiden Instagram untuk Produk, Vishal Shah mengakui adanya kemiripan pada fitur Reels dengan kompetitor. Dia menyebut, fitur baru yang dibuat terinspirasi dari mana saja.

Inspirasi atas terciptanya produk bisa datang dari mana pun, termasuk tim Facebook yang memiliki ekosistem lebih luas - ungkap Vishal.

Lebih lanjut, dia mengatakan Instagram belum berencana menawarkan fitur iklan yang memungkinkan pengguna memperoleh uang dari Reels. Namun, perusahaan telah merekrut artis-artis muda seperti penari Merick Hanna dan musisi Tiagz untuk menguji coba Reels. 

Perusahaan membayar pembuatnya untuk biaya produksi - lanjutnya.

Diketahui, Reels pertama kali diuji coba pada 2018 di Brasil. Proses tes itu kemudian diperluas di negara-negara lain seperti Prancis, Jerman, dan India. Di India, Facebook mendapatkan peluang besar setelah TikTok diblokir di negara itu sejak Juli 2020.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0