Pemberdayaan Umat, Wapres Ma'ruf Mau Tanah Wakaf Jadi Tempat Komersil

Ma'ruf mau tanah wakaf yang lokasinya strategis dikomersilkan demi kepentingan umat
Pemberdayaan Umat, Wapres Ma'ruf Mau Tanah Wakaf Jadi Tempat Komersil
Wakil Presiden Ma'ruf Amin.

Jakarta, Nusantaratv.com - Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin mengatakan seharusnya tanah wakaf yang dikelola Badan Wakaf Indonesia (BWI) jangan hanya dijadikan masjid atau makam. Tapi tanah wakaf yang lokasinya strategis, bisa dipakai sebagai tempat komersil. 

Baca juga: Nurdin Tampubolon Diangkat Jadi Staf Ahli Wapres Ma'ruf 

Saat ini, kata dia ada 5,5 miliar meter persegi tanah wakaf yang dikelola BWI, sekitar 10 persen di antaranya berada di lokasi strategis.

"Lahan wakaf yang berada di area strategis seharusnya dapat digunakan untuk area komersil tanpa menghilangkan sarana pemberdayaan umat. Saat ini lebih dari 72 persen tanah wakaf sebagian besar dimanfaatkan untuk masjid dan musala," ujar Ma'ruf dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional BWI di Hotel Aryaduta, Jakarta, Selasa (10/12/2019). 

Di samping itu, kata Ma'ruf tanah wakaf lebih dari 14 persen dipakai untuk sekolah dan pesantren, 4,5 persen untuk makam, serta 8,6 persen untuk kegiatan sosial yang lain.

Ma'ruf menilai, tanah wakaf belum dikelola dengan baik sebagai bagian dari ekonomi syariah. Padahal, menurutnya tanah wakaf memiliki manfaat ekonomi yang tinggi bagi umat.

Karenanya Ma'ruf meminta perbaikan dalam pengelolaan wakaf. Ia memerintahkan BWI membenahi aturan tentang wakaf, tata kelola, penguatan kapasitas manajemen risiko, pengawasan, integrasi wakaf dengan sistem keuangan, serta standarisasi manajemen serta pengelola wakaf.

"Melalui kesempatan ini, saya ingin mendorong agar pengelolaan wakaf dilakukan secara lebih profesional dan kreatif dengan visi untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan skala ekonomi umat," tandasnya. 

BAGIKAN

REAKSI KAMU

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0