Timnas Garuda Sempat Rasakan Keganasan Kaki Maradona

Timnas Garuda pun sempat merasakan ganasnya kaki Maradona di ajang Piala Dunia U-20 yang dimainkan di Jepang. meli
Supriyanto - Sport,Kamis, 26-11-2020 10:50 WIB
Timnas Garuda Sempat Rasakan Keganasan Kaki Maradona
Maradona berhasil menggocek pemain Timnas Garuda di ajang Piala Dunia U-20.

Nusantaratv.com – Legenda sepak bola Diego Armando Maradona meninggal dunia dalam usia 60 tahun di Buenos Aires, Argentina, pada Rabu (25/11/2020) waktu setempat.

Maradona memuncaki karir sepakbolanya setelah berhasil mengantar negaranya Argentina menjuarai piala Dunia 1986 di Meksiko. Empat tahun kemudian ia juga berhasil mengantar Argentina menjadi runner-up Piala Dunia 1990 yang diadakan di Italia. Saat itu Argentina kalah tipis 0-1 dari Jerman setelah menerima hukuman penalti yang diselesaikan dengan manis oleh Andreas Brehme, 4 menit menjelang bubaran.

Pada 1978 bertindak sebagai tuan rumah, Argentina berhasil meraih juara dunia untuk pertama kalinya. Di final Argentina berhasil mengalahkan Belanda dengan skor 3-1 melalui perpanjangan waktu. Sayang di piala dunia 1978 ini Maradona tidak dimasukkan dalam skuad tim oleh pelatih Cesar Luis Menotti, karena dianggap belum memiliki emosi yang stabil meski skill bolanya diakui sangat mumpuni.

Baca Juga: Legenda Sepakbola, Maradona Meninggal Dunia

Timnas Garuda pun sempat merasakan ganasnya kaki Maradona di ajang Piala Dunia U-20 yang dimainkan di Jepang. 

Waktu  itu Indonesia berada di Grup B bersama Argentina, Polandia, dan Yugoslavia. Argentina dengan Maradona-nya melibas Didik Darmadi dan kawan-kawan lima gol tanpa balas di Omiya dengan Maradona mencetak dua gol ke gawang Indonesia yang dikawal kiper Endang Tirtana. Tiga gol lainnya dicetak Ramon Diaz.

Penderitaan Indonesia makin lengkap setelah dalam dua pertandingan berikutnya menyerah 0–6 dari Polandia dan 0–5 dari Yugoslavia. Alhasil, ketika itu Indonesia menyandang rekor buruk sebagai tim paling banyak kemasukan gol di Piala Dunia U-20. Rekor buruk ini baru digantikan oleh Tahiti pada tahun 2009 setelah tim asal negara di lautan Pasifik ini kebobolan 21 gol tanpa mencetak gol di ajang yang sama.

Reaksi Kamu dengan Artikel ini

like
0
love
0
funny
0
angry
0
sad
0
wow
0